Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
LEGENDA bola basket Michael Jordan menyuarakan kemarahan terhadap kematian George Floyd, pria kulit hitam yang dalam rekaman video tak bisa bernafas setelah seorang polisi kulit putih menekankan lututnya ke leher dia di Minneapolis, yang kemudian memicu unjuk rasa di seantero Amerika Serikat.
Jordan mengungkapkan perasaannya hanyut bersama keluarga Floyd dan lainnya yang mati akibat tindakan rasis.
"Saya sedih sekali, luar biasa sakit dan marah sekali," kata Jordan, yang masuk Hall of Fame basket dan pemilik klub NBA Charlotte Hornets, dalam satu pernyataan, Minggu (31/5).
"Saya lihat dan merasakan kepedihan, kemarahan dan frustrasi semua orang," tambahnya.
"Saya bersama dengan mereka yang mengecam rasisme dan kekerasan yang sudah tertanam kepada warga kulit berwarna di negeri kita. Cukup sudah," sambung dia.
Pernyataan Jordan ini muncul setelah banyak kota di AS dilanda kerusuhan setelah pembersihan jalan menghadapi kendali pecahan kaca dan mobil yang terbakar ketika jam malam gagal mencegah konfrontasi antara demonstran dan polisi. Jordan, juara enam kali NBA yang menjadi jantung dari dinasti Chicago Bulls pada 1990-an, menyeru orang untuk menunjukkan kasih sayang dan simpati serta tidak mengalihkan perhatian dari kebrutalan yang tak berperasaan.
baca juga: Jennifer Garner Dukung Keadilan Rasial Untuk George Floyd
"Kami perlu meneruskan ungkap rasa penuh damai melawan ketidakadilan dan menuntut pertanggungjawaban," kata Jordan.
"Suara bersatu kita perlu menekan para pemimpin kita untuk mengubah hukum kita atau kita yang menggunakan suara kita guna menciptakan perubahan yang sistemik," tegasnya.
"Setiap orang dari kita perlu menjadi bagian dari solusi dan kita harus bekerja sama dalam memastikan keadilan untuk semua orang," pungkasnya. (OL-3)
Pemerintah Tiongkok menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan militer terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Sebanyak sembilan orang dilaporkan tewas dan 40 lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan antara aparat kepolisian dan pengunjuk rasa Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan.
Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer terhadap Iran bisa berlangsung hingga empat minggu dan memperingatkan kemungkinan korban tambahan.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Trump setuju berbicara dengan pemimpin baru Iran. Teheran terbuka untuk upaya serius meredakan ketegangan, kata Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi.
Amerika Serikat konfirmasi 3 anggota militer tewas dan 5 luka-luka akibat operasi terhadap Iran. USS Abraham Lincoln aman meski misil diluncurkan.
Penembakan fatal oleh agen ICE di Minneapolis memicu kemarahan publik. Lokasi kejadian hanya beberapa blok dari tempat pembunuhan George Floyd.
FBI memecat 20 agen, termasuk 15 yang terlibat insiden berlutut saat protes George Floyd 2020.
Polisi yang membunuh George Floyd, Derek Chauvin diserang dengan pisau di penjara.
Bagi bibi George Floyd, Angela Harrelson, di antara perkembangan yang paling menonjol setelah kematian keponakannya adalah pengakuan bahwa rasisme sistemik ada.
Chauvin, yang berkulit putih, divonis bersalah oleh persidangan Minnesota, dan dijatuhi hukuman penjara pada Juni tahun lalu, selama 22 tahun dan 1,5 tahun.
Kueng, yang akan menjalani kedua hukuman tersebut secara bersamaan, diberikan kredit selama 84 hari sudah dijalani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved