Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PETARUNG asal Filipina Joshua Pacio sukses mengalahkan pegulat hebat Jepang Yoshitaka Naito dan merebut gelar juara dunia strawweight di ajang One Championship.
Dalam laga yang berakhir pada Minggu (23/9) di JCC, Senayan, Jakarta, Pacio menang angka secara mutlak dari Naito.
Naito menunjukkan kemampuan gulatnya yang hebat dengan secara konsisten menjatuhkan Pacio ke atas matras dan mengendalikan aksinya di atas kanvas. Namun, meski Naito mampu mengerahkan kemampuan gulatnya, Pacio mampu meladeni dengan keunggulan serangan-serangannya.
Pacio dengan cepat mampu menjawab serangan Naito dengan berbagai kombinasi yang telak dan bersih sepanjang pertarungan. Pada akhirnya, ketiga juri melihat bahwa Pacio memiliki keunggulan dan layak memperoleh kemenangan angka mutlak.
"Saya tak bisa berkata-kata, namun saya bersyukur kepada Tuhan. Pekan lalu, topan melanda Baguio City, Benguet dan Cordilleras. Banyak tempat yang hancur. Banyak orang meninggal dan beberapa masih belum ditemukan. (Kemenangan) ini adalah untuk mereka," kata Pacio seusai laga.
"Saya tahu jika Cordilleras akan bangun dan kembali segera. Saya juga berterima kasih kepada pelatih saya Mark Sangiao, teman, dan sponsor. Mereka mendukung kami sejak pertama kali. Saya terus usahakan untuk membalas kalahkan gulat Naito, namun ia adalah legenda. Ia sangat tangguh," pungkas Pacio.
Di laga tambahan utama, pegulat Tiongkok Peng Xue Wen membungkam keriuhan penonton tuan rumah setelah mengalahkan petarung favorit Indonesia, Stefer Rahardian. Kemenangan didapat Wen setelah mampu bertarung dengan lebih banyak menyerang. Pertahanan hebat dari Wen juga jadi kunci kemenangannya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved