Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI IV Kementerian Pemuda dan Olahraga Mulyana menyatakan pihaknya bakal memanggil induk cabang olahraga (cabor) yang para atletnya terjun di nomor pertandingan andalan di Asian Games 2018. Pemanggilan tersebut dimaksudkan untuk membahas strategi pemenangan dan membahas peta kekuatan lawan.
"Entry by name kan sudah selesai. Harusnya kita sudah tahu siapa saja lawan di Asian Games. Oh, misalnya cabor A, lawannya Thailand. Bagaimana kekuatan atlet negara tersebut, bagaimana persiapan untuk menghadapi mereka," kata Mulyana di Jakarta, Kamis (2/8).
Rencananya, diskusi tersebut akan digelar mulai Senin (6/8) dan akan berlangsung di Gedung Kemenpora. Karena tidak seluruh cabor yang memiliki nomor yang berpeluang menyumbangkan medali, Mulyana mengatakan hanya sekitar 15 pimpinan induk cabor yang diundang.
Mulyana juga menambahkan bahwa memang dari beberapa cabor yang berpeluang emas, berasal dari disiplin yang tidak dipertandingkan di Olimpiade, seperti pencak silat, jetski, dan bridge. Namun, cabor tersebut punya peluang untuk meraih medali emas dan itulah sebabnya diusulkan agar dipertandingkan di Asian Games oleh Indonesia yang tahun ini menjadi tuan rumah.
"Hak dari penyelenggara, ialah mengajukan nomor tambahan. Tapi, toh di nomor-nomor yang dipertandingkan di olimpiade, kita bisa juga berharap. Badminton punya peluang yang besar di nomor ganda. Kemudian, taekwondo juga tampil di olimpiade dan kita punya jagoan," kata Mulyana.
Harapan untuk bisa masuk urutan 10 besar di akhir Asian Games pun menurut Mulyana dapat terpenuhi. Selain karena hasil try out para atlet berjalan dengan lancar dan ada yang meraih gelar juara di sejumlah kejuaraan yang jadi ajang pemanasan, kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah juga jadi faktor pendukung. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved