Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Optimistis Target 10 Besar Tercapai

Budi Ernanto
31/7/2018 05:45
Optimistis Target 10 Besar Tercapai
(ANTARA)

INDONESIA optimistis bisa meraih medali dari 135 nomor yang dipertandingkan pada Asian Games 2018. Dari nomor-nomor yang potensial dari total 465 nomor, tuan rumah menargetkan mendulang sekitar 16-20 medali emas.

"Sesuai perencanaan, seharusnya target masuk 10 besar bisa terpenuhi," kata Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Mulyana, kepada Media Indonesia, kemarin.

Mulyana menambahkan, beberapa nomor pertandingan cabang olahraga (cabor) yang berpeluang menyumbang emas bagi konti-ngen Indonesia, yakni pencak silat, bulu tangkis, dayung, panjat tebing, jet ski, paralayang, dan wushu. Beberapa cabor tersebut memang yang tidak dipertandingkan di Olimpiade.

Indonesia masih memiliki peluang untuk mendapatkan emas dari cabor Olimpiade. Dari nomor yang masuk Olimpiade, yang berpeluang kendati kecil ialah cabang atletik.

"Di atletik, kita mempunyai Maria Londa, peraih medali emas nomor lompat jauh di Asian Games 2014. Ada juga empat serangkai di nomor lari estafet," kata Mulyana lagi.

Pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, kontingen Indonesia dengan 4 emas, 5 perak, dan 11 perunggu menempati posisi ke-17 dari 37 negara di klasemen perolehan medali.

"Kalau dapat minimal 16 medali emas atau maksimal 20 emas dengan melihat hasil Asian Games 2014, seha-rusnya Indonesia bisa dapat rangking keenam karena Thailand yang meraih 12 emas menempati itu, rangking keenam," kata Mulyana.

 

Uji coba 5G

Telkomsel selaku sponsor Asian Games 2018 menyatakan siap menerapkan jaringan 5G atau generasi kelima teknologi telekomunikasi mobile nirkabel pada perhelatan olahraga empat tahunan se-Asia ke-18 di Jakarta-Palembang, pada 18 Agustus-2 September mendatang.

Vice President Next Ge-neration Network Taskforce Telkomsel, Ivan C Permana, mengatakan pihaknya akan membuka booth uji coba sebelum pembukaan Asian Games 2018.

"Kami mendirikan 5G Experience Center. Masyarakat bisa rasakan kecepatan 5G dan bisa apa saja sih dengan jaringan itu. Kecepatan jaringan 5G mencapai 10 GB per detik. Sementara 4G, hanya 10 MB per detik, sedangkan 3G, 1 MB per detik," jelas Ivan.

Di sisi lain, Pemkot Ban-dung meminta Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 atau Inasgoc meminta penjelasan kirab obor Asian Games 2018 di Kota Bandung, pada Sabtu (11/8) mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ban-dung, Kenny Dewi Kaniasari, mengatakan pihaknya menerima informasi bahwa obor akan langsung menuju Gedung Sate. Semula, kirab obor Asian Games 2018 singgah di Pendopo Kota Bandung sebelum menuju Gedung Sate.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebut Inasgoc harus mendengarkan aspirasi dari daerah terkait kirab obor ini. "Kalau mau dibikin heboh, ikuti arahan pemerintah kota dan kabupaten," kata Ridwan di Bandung, kemarin.

Dalam seminar di Universitas Sebelas Maret, Kota Surakarta, Jateng, kemarin. Kepala Pusat Pembinaan Bahasa, Gufran Ali Ibrahim, mengemukakan seluruh informasi di tempat pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang wajib menggunakan bahasa Indonesia.  (BY/DW/FR/DG/R-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya