Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
UNITED Cycling Internationale (UCI) memantau langsung perkembangan venue Jakarta Internasional Velodrome (JIV) yang terletak di Rawamangun, Jakarta. Hadir sebagai utusan UCI, Erik Weispfenning dan juga arsitek dari Jerman, Ralph Schuurman yang merancang venue balap sepeda Asian Games 2018 tersebut saat memantau venue, Kamis (5/3).
Kehadiran Erik adalah untuk memeriksa Velodrome sebagai dasar UCI mengeluarkan sertifikasi. Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengatakan, pihaknya masih menunggu sertifikasi dari UCI untuk memastikan Velodrome layak digunakan untuk event-event internasional selain Asian Games.
"Kita belum tahu kapan UCI akan mengeluarkan sertifikasinya tetapi kemungkinan dalam dua minggu ke depan sudah ada hasil. Kita masih akan menunggu surat resmi dari mereka tetapi semua telah memberikan pandangan yang positif terhadap Velodrome ini," ujar Okto melalui pesan singkat kepada media, Kamis (3/5).
Progres pembangunan Velodrome telah mencapai 87 persen. Venue balap sepeda khusus nomor trek tersebut dijadwalkan rampung pada Mei mendatang.
Menurut Okto, JIV sejatinya sudah mendapat sertifikasi khusus untuk panjang lintasan balap sejauh 250,0007 meter. Adapun untuk empat putaran total sepanjang 1.000, 0028 meter.
Bahkan, berdasarkan sertifikasi awal yang telah ditandatangani per 30 April ini, JIV juga direkomendasikan kepada UCI untuk dijadikan velodrome kategori satu atau bisa menggelar ajang level dunia.
"Tantangan terbesar adalah menjaga agar kelembaban suhu Velodrome selalu diantara 50-70%. Kita juga harus tetap menjaga dari hama burung maupun tikus," tandas Okto.
"JIV nantinya merupakan trek kategori 1 yang bisa menggelar ajang level dunia dan pada awal Januari kita akan menggelar ACC Track Championship. Kita juga sudah mengajukan diri untuk menggelar Piala Dunia Balap Sepeda ke UCI," lanjut Okto.
Velodrome pun sudah mulai diuji para pembalap timnas di hari yang sama. Sebanyak tiga pembalap putra yaitu Projo Waseso, Puguh Admadi, Terry Yuda, dan dua pembalap putri, Crismonita Dwi Putri dan Elga Kharisma Novanda mendapat kesempatan untuk mencoba lintasan yang terbuat dari kayu tersebut. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved