Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Swiss Roger Federer sedang sial. Dia kalah dua kali berturut-turut pada bulan ini, yakni di babak final Indian Wells 2018 dan di babak 64 besar Miami Terbuka 2018. Tapi, tidak hanya itu. Kekalahannya di Miami Terbuka, menyebabkan dia kehilangan predikat petenis nomor satu dunia yang dia rebut dari Rafael Nadal, petenis asal Spanyol, pada bulan lalu di Rotterdam Terbuka.
Pada 2 April mendatang, saat ATP merilis daftar peringkat petenis, Federer akan digeser oleh Nadal yang kini masih menjadi petenis nomor dua dunia. Nadal sendiri sebenarnya mendapatkan titel petenis terbaik dunia tanpa perlu bersusah payah lantaran dia sedang absen dari Indian Wells dan Miami Terbuka karena sedang cedera.
Merosotnya poin Federer lah yang menyebabkan Nadal bisa kembali bertengger di peringkat pertama. Saat ini, Nadal memiliki 9.460 poin. Sementara Federer, karena tidak mampu mempertahankan seribu poin dari Indian Wells, kini memiliki 9.660 poin. Pada 2 April, karena gagal di Miami Terbuka, Federer juga kehilangan seribu poin dan hanya akan memiliki 8.060 poin.
“Saya pantas (turun peringkat),” kata Federer. “Saya merasa sangat buruk. Itu yang saya rasakan,” imbuh dia. (ESPN/A-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved