Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KONTINGEN paralimpiade Indonesia merebut dua medali perunggu di hari pertama ajang ASEAN Para Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia, kemarin. Dua perunggu disumbang tim paracycling melalui Muhammad Fadli di nomor trek putra 1 kilometer kelas C4 dan Sufyan Saori di nomor trek putra 1 kilometer kelas C5, kemarin.
Dalam lomba di Velodrome Nasional Malaysia, Negeri Sembilan, Fadli menduduki posisi tiga dengan catatan waktu 1 menit 57,444 detik. Sementara itu, emas dan perak direbut pembalap Malaysia Mohammad Najib dan Hafid Jamali.
Walau hanya merebut perunggu, pencapaian Fadli patut mendapat apresiasi. Mantan pembalap motor itu belum lama menjalani latihan untuk turun di nomor trek 1 kilometer
“Untuk road race saya sudah melakukan persiapan lebih matang karena ketika masih balap di motor saya selalu naik sepeda untuk mempersiapkan fisik. Setiap latihan saya bisa menempuh 100 km. Selain itu, di jalan raya banyak tantangannya terutama mengatur daya tahan. Saya sudah biasa melakukan itu,” ujar Fadli yang memang spesialis nomor road race.
Di nomor lainnya, Saori juga harus mengakui keunggulan pembalap tuan rumah. Saori harus puas di posisi tiga dengan catatan waktu 1 menit 19,170 detik. Zuhairie Ahmad Tarmizi (Malaysia) merebut emas, sedangkan perak direbut pembalap Filipina Arthur Bucay.
“Ini langkah awal yang bagus. Kami apresiasi usaha Fadli dan Sauri. Dengan latihan yang belum intensif mereka masih bisa meraih perunggu. Semoga medali pertama dari sepeda ini dapat memacu atlet Indonesia lainnya,” kata CdM kontingen Indonesia Bayu Rahardian di Negeri Sembilan, Malaysia.
Di cabang lain, tim goal ball putra Indonesia meraih hasil yang cukup menjanjikan pada laga perdana mereka di APG 2017. Menghadapi Laos, tim asuhan Hendrik Joko Prasetyo tersebut menang telak dengan skor 22-12.
Selanjutnya, tim goal ball Indonesia akan ditantang Kamboja, Senin (18/9). Hendrik mengatakan di atas kertas kualitas timnya berada di atas Kamboja.
“Hanya, saya berharap para pemain bisa tetap tenang. Meski musuh lebih lemah, kita tetap harus waspada dan jangan sampai lengah,” kata Hendrik. (Rul/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved