Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Marquez Samai Poin Dovizioso

11/9/2017 07:17
Marquez Samai Poin Dovizioso
(AP/ANTONIO CALANNI)

MARC Marquez membuktikan diri tidak lagi takut dengan trek basah dengan menjuarai GP San Marino di Sirkuit Misano, kemarin. Dalam lomba yang berlangsung di lintasan basah akibat hujan, pembalap Repsol Honda itu mampu menjadi yang tercepat.

Baby Alien, julukan Marquez, menjadi juara dengan catatan waktu 50 menit 41,565 detik untuk menyelesaikan lomba selama 28 putaran tersebut. Posisi kedua ditempati pembalap tim Pramac Ducati Danilo Petrucci yang terpaut 1,192 detik, disusul pembalap tim Ducati Andrea Dovizioso di posisi ketiga.

“Saya berusaha mengendalikan motor dan diri selama balapan. Saya tahu bahwa sebenarnya motor bisa lebih cepat lagi, tapi saya memutuskan untuk sabar. Ketika memasuki putaran terakhir, saya merasa harus mencoba dan akhirnya bertarung sengit dengan Petrucci. Kemenangan ini sangat penting dan kami harus mempertahankan performa ini,” kata Marquez yang start dari posisi ketiga.

Kemenangan itu membuat Marquez kini memimpin klasemen menggeser Dovizioso. Keduanya kini memiliki poin sama 199, tetapi Marquez lebih banyak meraih podium utama musim ini.

“Semua ingin menang. Namun, saya merasa motor yang dipakai sedang tidak dalam kondisi prima. Semua juga hampir jatuh karena trek basah. Tetapi saya senang bisa naik podim,” ujar Dovizioso.

Di sisi lain, meski Petrucci hanya menempati posisi kedua, performanya patut diacungi jempol. Dengan memulai dari posisi kedelapan, pembalap Italia itu mampu merangsek ke posisi dua di belakang pembalap Ducati Jorge Lorenzo.

Petruci bahkan memimpin lomba setelah Lorenzo terjatuh. Namun, kemenangan gagal diraih setelah di lap terakhir kesalahan kecil yang dibuatnya membuat Marquez mampu menyalip.

“Perasaan saya campur aduk. Balapan di Misano ialah yang tersulit di musim ini dan saya sudah berusaha semaksimal mungkin hingga putaran terakhir,” jelasnya.

“Saya tahu Marquez ada di belakang, tapi jika saya biarkan menyusul, amat mungkin dia tidak akan terkejar. Saat putaran terakhir, saya kehilangan kendali,” imbuh Petrucci. (Beo/AFP/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya