Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PETINJU Thailand Srisaket Sor Rungvisai menganvaskan Roman Gonzalez dari Nikaragua dalam laga ulang tinju kelas terbang super versi WBC yang digelar di area terbuka Stadium StubHub Center, Carson, California, AS, Sabtu (9/9) waktu setempat.
Pukul hook kanan Srisaket yang keras membuat Gonzalez yang dijuluki ‘Chocolatito’ limbung dan mencium kanvas ring pada ronde keempat. Petinju ‘Negeri Gajah Putih’ yang berusia 30 tahun itu pun berhak mempertahankan gelar kelas terbang Super WBC.
Sebelum hook kanan keras nya mendarat di wajah Gonzales, petinju kidal Srisaket juga melepaskan hook kanan pendek yang tepat mengenai bagian sisi kepala Gonzalez.
Petinju Nikaragua yang pernah memegang gelar juara dunia di empat kelas berbeda itu pun jatuh.
Wasit menghitung apakah ‘Chocolatito’ bisa melanjutkan laga atau tidak.
Namun, setelah hitungan ketujuh, Gonzalez yang dikenal sebagai salah satu petinju terbaik dunia menyatakan siap kembali bertarung.
Sejak ronde pertama, Srisaket terus menghujani lawannya dengan pukulan kombinasi. Dengan latihan keras selama berbulan-bulan, dia telah memetik hasil dengan penampillannya yang prima.
“Saya berlatih keras selama empat bulan karena saya ingin semua orang tahu kenapa saya datang ke sini,” ucap Srisaket setelah menuntaskan laga brutalnya. “Saya telah menunjukkan bahwa saya ialah petinju 115 pon terbaik di dunia.”
Kemenangan dengan KO atas Gonzalez sekaligus membungkam para pengkritik Srisaket. Pada laga enam bulan lalu di Kota New York, AS, petinju yang berasal dari keluarga miskin di Provinsi Sisaket, Thailand, tersebut meraih kemenangan karena pukulan keberuntungan.
Dua petinju kelas terbang super itu bukan pertama kali bertarung di atas ring. Pada Maret lalu, di Madison Square Garden, New York, AS, Srisaket mengalahkan Gonzalez dengan selisih angka.
“Pada pertarungan pertama saya hanya berlatih dua bulan. Ini pertandingan yang saya yakini bakal meng-KO dia,” ucap Srisaket.
“Saya tidak takut pada siapa pun,” kata petinju yang 49 bertanding dengan 40 kemenangan KO.
“Saya bertarung untuk Thailand, demi kebanggaan Thailand,” ucap Srisaket. (AFP/R-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved