Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Hamilton Pecahkan Rekor Schumacher

03/9/2017 14:45
Hamilton Pecahkan Rekor Schumacher
(AP/Antonio Calanni)

Pembalap tim Mercedes Lewis Hamil­ton mencetak rekor sebagai pembalap yang paling banyak meraih pole position di ajang Formula 1. Sepanjang kariernya, pembalap Inggris tersebut telah mengoleksi 69 pole position.

Rekor itu dibuat Hamilton dalam GP Italia di Sirkuit Monza. Pada babak kualifikasi kemarin, Hamilton menjadi yang tercepat dengan catat­an waktu 1 menit 34,660 detik.

Waktu tercepat kedua dan ketiga dibuat dua pembalap Red Bul, Max Verstappen dan Daniel Ricciardo. Namun, akibat terkena penalti, keduanya akan mengalami lomba dari posisi paling belakang.

Dengan raihan tersebut, Hamilton memecahkan rekor pole position terbanyak sebelumnya yang dipegang Michael Schumacer. Mantan pembalap Ferrari asal Jerman itu sepanjang kariernya telah mengoleksi 68 pole position.

Di sisi lain, organisasi F1 dinilai menerapkan standar ganda setelah mengabaikan peringatan soal bahaya yang dihadapi pembalap menjelang babak kualifikasi. Para pembalap menilai lintasan Sirkuit Monza sangat berbahaya setelah hujan deras.

Romain Grosejan menjadi pem-balap­ yang paling keras menyuarakan protes. Pembalap tim Haas tersebut menjadi salah satu korban akibat lintasan lincin Sirkuit Monza.

Menurut pembalap Prancis itu, lintasan menjadi sangat berbahaya karena ada beberapa bagian yang tergenang air hujan. “Mereka sama sekali tidak mendengarkan kami. Saya pikir itu tidak biasa,” katanya.

“Itu standar ganda. Mereka seharus­nya mendengarkan kami tentang kondisi yang ada. Ini sangat menyebalkan,” imbuhnya.

Grosjean mengalami kecelakaan di menit-menit awal babak kualifikasi. Mobilnya melintir di trek lurus di garis finis. Beruntung dalam kecelakaan itu, Grosjean tidak mengalami cedera sedikit pun.

Dalam tayangan ulang, terlihat mobil Haas yang dikendarai Grosjean tidak bisa dikendalikan setelah melintasi trek yang tergenang. Akibatnya, mobil tersebut menghantam dinding pembatas. Setelah kecelakaan yang menimpa Grosjean, membuat pimpinan lomba memutuskan menunda babak kualifikasi.

Saat menanggapi kritik tersebut, Direktur Balap FIA Charlie Whiting mengatakan sulit untuk menilai kondisi lintasan karena cuaca tidak bisa diprediksi. “Cuaca berubah-ubah dan kita tidak bisa mendapat gambaran yang jelas apa yang akan terjadi. Setelah memutuskan memulai kualifikasi, kondisi cuaca sedikit memburuk,” ujarnya. (AFP/Beo/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya