Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Ekspedisi Dua Generasi Siap Capai Puncak Mont Blanc

Deri Dahuri
02/9/2017 19:19
Ekspedisi Dua Generasi Siap Capai Puncak Mont Blanc
(MI/Deri Dahuri)

TIM pendaki Indonesia yang terdiri dari 18 pendaki dari tim Kwarnas Gerakan Pramuka dan pencinta alam Vanaprastha siap mencapai puncak gunung tertinggi di Eropa Barat, Mont Blanc. Tim yang berangkat dengan didukung BRI dengan mengusung tema Ekspedisi Dua Generasi siap bertolak pada Minggu (3/9) dan kembali Jumat (15/9).

Ekspedisi Dua Generasi diharapkan akan mencapai puncak Mont Blanc atau White Mount dengan ketinggian mencapai 4.810 di atas permukaan laut (mdpl). Mont Blanc yang berada di wilayah pegunungan yang meliputi Prancis, Italia, dan Swiss dikenal sebagai rute yang berbahaya dan banyak menelan korban.

Ketua Gerakan Kwarnas Pramuka Adhyaksa Dault yang termasuk dalam tim ekspedisi mengatakan pendakian Mont Blanc akan menjadikan kebanggaan bagi bangsa Indonesia karena memiliki misi promosi Indonesia di puncak-puncak dunia (PIP3D) atau world summits.

Tim Ekspedisi Dua Generasi, menurut Adhyaksa, akan menancapkan bendera Merah Putih di Mont Blanc sekaligus mempromosikan pariwisata Indonesia dan identitas bangsa Indonesia lainnya dengan membentangkan spanduk bertuliskan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan Dasa Darma.

"Ekspedisi ini mendidik agar kita memiliki jiwa petualang yang pantang menyerah dan bukan untuk menaklukkan puncak gunung tetapi sebagai ungkapan kencintaan terhadap alam," tambah Adhyaksa yang juga mantan Menpora.

Ketua tim ekspedisi Gembong Tawang Alun menjelaskan kenapa ekspedisi diberi nama Ekspedisi Dua Generasi. "Pasalnya anggotanya terdiri dari pendaki tertua dan senior Hidayat Hasan berusia 61 tahun dan pendaki termuda Mohamad Farius berusia 28 tahun," kata Gembong.

Gembong menambahkan selain agenda pendakian dan pengibaran bendera Merah Putih, tim akan melakukan riset mengenai pengelolaan gunung-gunung yang menjadi destinasi dunia. "Kami akan menggadakan dialog dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) dan aktivis lingkungan di Kedutaan Besar RI di Paris, Prancis," ujar Gembong.

Di sisi lain, Corporate Secretary BRI Hari Siaga Amijarso mengatakan BRI sebagai pendukung utama ekspedisi memandang ekspedisi tersebut sebagai kegiatan positif generasi muda di tingkat internasional yang dapat mengharumkan nama bangsa.

Amijarso menegaskan semangata para pendaki sangat selaras dengan semangat BRI yang selalu ingin menjadi pionir menghadapi tantangan dan selalu ingin meraih puncak tertinggi.

Dengan medan yang sangat berisiko dan berbahaya di Mont Blanc, tim Ekspedisi Dua Generasi telah mempersiapkan diri secara serius dan panjang. Anggota tim telah melakukan latihan rutin sebulan sekali di Gunung Pangrango, Bogor dengan ketinggian 2.958 mdpl, latihan rutin teknik panjat tebing di Gunung Parang, Purwakarta, dan lari bersama setiap Minggu pagi di area bebas kendaraan dan puncak gunung.

Tak hanya itu, anggota tim ekspedisi juga telah berpengalaman mendaki Gunung Fansipan, Vietnam dengan ketinggian 3.143 mdpl, mencapai puncak Gunung Kinabalu, Malaysia dengan ketinggian 4.095 mdpl, dan melakukan tes fisik, kesehatan, belajar manajemen risiko, dan kerja sama.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya