Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENANTIAN emas atlet Eki Febri Ekawati selama 6 tahun berakhir dengan manis. Pada SEA Games keduanya kali ini di Kuala Lumpur, Malaysia, atlet tolak peluru putri tersebut berhasil meraih emas pertamanya.
Eki menyumbangkan emas ketiga bagi atletik setelah menghasilkan tolakan sejauh 15,39 meter. Atlet asal Jawa Barat itu sukses mengungguli duet Thailand yang meraih perak dengan tolakan 15.33 meter dan Sawitri Thongchao dengan 14,26 meter di pertandingan final yang berlangsung di Stadium Nasional Bukit Jalil kemarin.
Uniknya, bukan legenda atletik yang menjadi pendorong semangat Eki, melainkan legenda bulu tangkis Indonesia yang ada di balik kesuksesan Eki dalam multiajang SEA Games kali ini. Dialah legenda bulutangkis Christian Hadinata yang ternyata sempat memberikan wejangan yang hingga saat ini selalu diingat oleh Eki.
“6 tahun merupakan proses yang sangat panjang, tetapi saya sangat menikmati setiap prosesnya. Saya ingat Christian Hadinata pernah memberitahukan kepada saya, untuk juara All England saja dia membutuhkan waktu 10 tahun, dan ini tepat peringatan 10 tahun saya menjadi atlet sehingga saya merasa emas ini sangatlah berarti,” ujar Eki saat diwawancarai pasca pengalungan medali.
Butuh proses yang panjang bagi Eki untuk bisa menghasilkan tolakan yang jauh. Pada partisipasinya di SEA Games Palembang 2011, Eki yang saat itu masih junior hanya meraih peringkat kelima.
Meski berusaha keras, Eki ternyata tidak dilibatkan dalam SEA Games Myanmar 2013, dan SEA Games Singapura 2015.
“Kalau saya dilibatkan mungkin saya bisa menyumbangkan emas juga bagi Indonesia. Tapi, mungkin rezeki saya memang ada di SEA Games kali ini,” tandas Eki.
Sejak gagal menyumbangkan prestasi 2011, Eki berlatih keras hingga menghasilkan prestasi bagi daerahnya. Pembuktian atlet berusia 25 tahun itu pun terlihat saat meraih emas bagi Jawa Barat di Pekan Olahraga Nasional 2012 dan 2016. Tidak hanya itu, Eki bahkan memecahkan rekor nasional dan rekor PON.
Prestasi ini memotivasi Eki untuk meraih prestasi yang membanggakan di Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang.
“Tapi sebelumnya saya ingin fokus dulu di turnamen internasional selanjutnya, yaitu Kejuaraan Mokpo Terbuka 2017 khusus tolak peluru yang berlangsung 2-3 September di Korea Selatan,” pungkasnya. (Nurul Fadillah/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved