Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Viral, Media di Korsel Tayangkan soal Travel Warning ke Bali akibat Kasus Kriminal ke Orang Asing

Arnoldus Dhae
05/4/2026 18:01
Viral, Media di Korsel Tayangkan soal Travel Warning ke Bali akibat Kasus Kriminal ke Orang Asing
Ilustrasi(MI/Arnoldus dhae)

SUDAH dua hari berturut-turut berbagai media mainstream di Korea Selatan memberitakan terkait dengan peringatan (travel warning) bagi turis asal Korea Selatan yang akan berkunjung ke Bali. Peringatan tersebut diumumkan oleh Kedutaan Korea Selatan di Indonesia yang mengeluarkan peringatan dini bagi seluruh warga Korea Selatan yang akan datang ke Bali. 

Dalam situs resmi Kedubes Korea Selatan tertulis Peringatan Keamanan tentang Pencegahan Kejahatan Serius di Bali yang diunggah pada Rabu (1/4). Kemudian berbagai media asing di Korea Selatan menjadikan informasi tersebut sebagai berita utama. 

Bukan hanya itu, situs resmi tersebut juga memuat tentang berbagai aksi kejahatan dan kriminal di Bali yang korbannya adalah orang asing. Situs itu menyebut secara jelas tentang jenis kejahatan yakni pelecehan seksual dan penculikan. Pelecehan seksual yang menjadi korban adalah wanita asal Tiongkok dan Australia dan pelakunya adalah sopir atau driver ojek online di Bali. Sementara kasus pembunuhan dengan mutilasi juga menimpa warga Ukraina, dan penganiayaan berat yang menimpa warga Belanda. Bahkan, lokasi kejadian juga disebutkan secara rinci yakni di daerah Nusa Dua, Kuta dan Canggu. 

Pengumuman peringatan dini ini diduga bakal berdampak pada penurunan kunjungan pasar Korea Selatan ke Bali. Sebab, Korea Selatan merupakan pasar potensial setelah Australia, Tiongkok, dan India. 

Pada periode Januari hingga Maret 2026 saja, sudah ada 51 ribu lebih turis asal Korea Selatan yang datang ke Bali. Hingga berita ini diturunkan, Media Indonesia sudah berusaha melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pariwisata Bali Sumarajaya, Ketua ASITA Bali Putu Winastra, Ketua GIPI Bali Gus Agung Adnyana. Namun tidak ada satupun yang bisa menjelaskan terkait hal ini. (OL/E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik