Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

GL Zoo Yogyakarta Targetkan Masuk Perhimpunan Kebun Binatang Dunia Tahun Ini

Agus Utantoro
03/4/2026 07:54
GL Zoo Yogyakarta Targetkan Masuk Perhimpunan Kebun Binatang Dunia Tahun Ini
Salah satu hewan di GL Zoo.(MI/Agus Utantoro)

GEMBIRA Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta memantapkan langkah menuju panggung internasional dengan menargetkan keanggotaan dalam perhimpunan kebun binatang sedunia, World Association of Zoos and Aquariums (WAZA), pada Oktober 2026. Langkah ambisius ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan GL Zoo meraih pengakuan di tingkat regional Asia Tenggara.

Direktur Utama GL Zoo, KMT A. Tirtodiprojo, yang akrab disapa Joko, mengungkapkan bahwa pada November 2025, GL Zoo menerima Certification of Animal Welfare dari Southeast Asian Zoos and Aquariums Association (SEAZA). Sertifikasi ini berlaku hingga 18 November 2030 dan menjadi bukti nyata komitmen kuat manajemen terhadap kesejahteraan satwa.

"Target kami Oktober nanti (2026) adalah bergabung dengan perhimpunan kebun binatang dunia (WAZA). Momentum tahun 2025 dan 2026 adalah tahun penguatan bagi animal welfare," ujar Joko di sela acara Syawalan dan Halalbihalal keluarga besar GL Zoo bersama Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X, di Mayang Tirta, Kamis (2/4/2026).

Paradigma Baru Kebun Binatang Modern

Joko menekankan bahwa kesuksesan GL Zoo saat ini tidak lepas dari sinergi antara yayasan, manajemen, dan seluruh karyawan. Menurutnya, fokus utama ialah menciptakan harmoni antara kesejahteraan satwa menjadi prioritas yang beriringan dengan kesejahteraan karyawan.

Dengan bergabung ke jaringan global, GL Zoo akan mendapatkan akses luas terhadap:

  • Jaringan konservasi internasional.
  • Pertukaran pengetahuan dan riset antarnegara.
  • Peluang kolaborasi program pelestarian satwa langka lintas negara.

"GL Zoo kini berfungsi sebagai pusat konservasi, edukasi, dan penelitian. Kami menghadirkan koleksi satwa yang ditata secara alami agar pengunjung mendapatkan wawasan tentang pentingnya menjaga ekosistem, bukan sekadar hiburan," imbuhnya.

Catatan Positif Kunjungan Lebaran 2026

Selain fokus pada pengembangan jangka panjang, GL Zoo juga mencatatkan performa gemilang selama masa libur Lebaran (18-29 Maret 2026). Dalam periode 10 hari tersebut, tercatat sekitar 70.000 wisatawan mengunjungi kebun binatang kebanggaan warga Yogyakarta ini.

Statistik Kunjungan:
- Total Libur Lebaran: ± 70.000 pengunjung.
- Rata-rata harian pasca-Lebaran: 3.000 orang per hari.

Daya Tarik Baru: African Painted Dog dan Red Fox

Menyambut libur panjang (long weekend) pasca-Paskah pekan ini, GL Zoo menyiapkan koleksi satwa unik untuk memberikan pengalaman baru bagi pengunjung. Satwa terbaru yang menjadi primadona ialah African Painted Dog (Anjing Liar Afrika) dan Red Fox (Rubah Merah).

Berbeda dengan konsep kebun binatang konvensional, satwa-satwa ini ditempatkan dalam habitat yang dirancang menyerupai kondisi alami mereka, tanpa kerangkeng besi yang membatasi pandangan secara kaku. Pendekatan ini diharapkan membuat pengunjung dapat mengamati perilaku alami satwa secara lebih dekat dan edukatif.

"Kami ingin GL Zoo menjadi pengalaman indah bagi konservasi. Pengunjung bisa menikmati perilaku alami binatang secara dekat dalam lingkungan yang asri," tutup Joko. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya