Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Klaten menggelar rapat pleno terbuka hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan triwulan I tahun 2026. Kegiatan rapat pleno terbuka yang dilaksanakan di Aula KPU Klaten, Rabu (1/4), itu dipimpin Ketua KPU Klaten Primus Supriono.
Rapat pleno tersebut, dihadiri Ketua Bawaslu Klaten Arif Fatkhurrohman, Polres, Kodim, Disdukcapil, dan perwakilan partai politik di Klaten.
Ketua KPU Klaten Primus Supriono mengungkapkan, bahwa hasil pemutakhiran data pemilih triwulan I/2026 turun dari data triwulan IV/2025.
Hasil pemutakhiran data triwulan I/2026, jumlah pemilih di Klaten 971.566 atau turun dari data triwulan IV/2025 yang mencapai 979.844 pemilih.
“Dengan demikian, hasil pemutakhiran data jumlah pemilih pada triwulan tahun ini mengalami penurunan dari triwulan IV/2025,” katanya.
Sebanyak 971.566 pemilih triwulan I/2026, laki-laki 478.511 dan perempuan 493.055 pemilih. Mereka tersebar di 401 desa/kelurahan di 26 kecamatan.
Faktor penurunan jumlah pemilih, antara lain disebabkan kematian, pindah ke luar daerah, dan cari pekerjaan atau bersekolah di luar Klaten.
“Memang juga ada alih status dari warga sipil menjadi anggota TNI atau Polri, tetapi tidak terlalu banyak,” jelasnya kepada pers seusai rapat pleno.
Terkait dengan pergerakan jumlah penduduk baik yang keluar maupun meninggal, KPU dan Disdukcapil Klaten rutin tiap bulan melakukan rapat koordinasi.
Menurut Primus, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dilakukan untuk update atau memperbarui data, dengan harapan agar data pemilih lebih akurat.
“Kami juga berencana kerja sama dengan Disdukcapil membangun sistem aplikasi laporan cepat tentang kematian warga yang ber-KTP Klaten,” ujarnya. (E-2)
KPU Klaten, Jawa Tengah, meluncurkan dua buku tentang penyelenggaraan Pilkada 2024 di Kabupaten Klaten. Peluncuran kedua buku ini digelar di salah satu hotel di Klaten, Kamis (24/4).
Surat yang sisa dan rusak adalah 147 surat suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta 5.158 surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved