Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Bulog Surakarta Gelontorkan Beras SPHP ke Pasar Gedhe Klaten

Djoko Sarjono
02/4/2026 15:51
Bulog Surakarta Gelontorkan Beras SPHP ke Pasar Gedhe Klaten
Ilustrasi(MI/Djoko)

Pascaperayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, ketersediaan bahan kebutuhan pokok, khususnya beras, terus dijaga di Pasar Gedhe Klaten. Di tengah upaya stabilisasi tersebut, harga beras medium produksi lokal masih berada di atas harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp13.500 per kilogram.

Untuk menjaga pasokan sekaligus menekan lonjakan harga, Bulog Cabang Surakarta terus menggelontorkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar tradisional tersebut. Dalam sepekan terakhir, sebanyak enam ton beras SPHP telah disalurkan.

Kepala Gudang Bulog Meger, Syamsoel Bahri, mengatakan penyaluran beras SPHP dilakukan guna memastikan ketersediaan beras tetap aman sekaligus mengendalikan harga di tingkat pasar.

“Guna menjaga ketersediaan beras kebutuhan masyarakat, Bulog Cabang Surakarta terus menyalurkan beras SPHP ke Pasar Gedhe Klaten. Untuk pekan ini sudah dua kali penyaluran, total sebanyak enam ton,” jelasnya kepada Media Indonesia, Kamis (2/4).

Stok Beras Aman, Distribusi ke Pedagang Pasar

Syamsoel menegaskan penyaluran SPHP bertujuan mencegah kelangkaan beras di pasaran. Untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Klaten, stok beras di Gudang Meger dipastikan dalam kondisi aman.

Saat ini, persediaan beras tercatat mencapai 13.180 ton dan masih berpotensi bertambah melalui pengadaan maupun penyerapan hasil produksi.

Sebanyak enam ton beras SPHP atau sekitar 1.200 kemasan ukuran 5 kilogram didistribusikan kepada pedagang sembako di Pasar Gedhe Klaten yang menjadi mitra Bulog Cabang Surakarta. Beras tersebut dipasok ke pedagang dengan harga Rp56.750 per kemasan.

“Pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) beras SPHP Rp62.500 per pak atau Rp12.500 per kilogram. Harga beras di tingkat pedagang pasar ini di bawah HET beras medium Rp13.500 per kilogram yang ditetapkan pemerintah melalui Bapanas,” ujarnya.

Harga Beras Lokal Masih Bertahan Tinggi

Meski distribusi beras SPHP terus dilakukan, harga beras medium produksi lokal di Pasar Gedhe Klaten masih bertahan di atas harga eceran tertinggi pemerintah. Beras kualitas medium seperti C-4 dijual pedagang di kisaran Rp14.000 hingga Rp14.500 per kilogram.

Pedagang sembako di lantai dasar Pasar Gedhe Klaten, Sunarti, mengungkapkan tingginya harga dipengaruhi mahalnya pasokan dari penggilingan beras yang masih berada di kisaran Rp13.700 hingga Rp13.900 per kilogram.

“Kalau beras SPHP, saya jual sesuai HET Rp12.500 per kilogram atau Rp62.500 per pak. Meski pasar ini terus digelontor beras murah dari pemerintah, pelanggan yang mencari beras medium C-4 dan Mentik Wangi (premium) juga masih banyak,” kata Sunarti.

Upaya Stabilitas Harga Pascalebaran

Penyaluran beras SPHP pasca-Idul Fitri menjadi bagian dari langkah pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional, terutama untuk memastikan ketersediaan beras tetap aman serta harga tetap terkendali di tingkat konsumen. (DJ/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya