Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

Setengah Perempuan Indonesia Kelola Keuangan Rumah Tangga

Naviandri
16/3/2026 17:18
Setengah Perempuan Indonesia Kelola Keuangan Rumah Tangga
Studi Sun Life Women’s Wealth in Focus menyebutkan setengah dari perempuan merupakan pengelola utama keuangan rumah tangga.(Dok.Sunlife)

STUDI Sun Life Women’s Wealth in Focus: When Care Comes First menyebutkan setengah dari perempuan di Indonesia berperan sebagai pengelola utama keuangan rumah tangga. Namun, hanya sebagian kecil yang merasa siap menghadapi risiko finansial mendadak.

Chief Client and Marketing Officer (CCMO) Sun Life Indonesia, Maika Randini, mengatakan peran perempuan dalam mengatur keuangan keluarga semakin terasa terutama selama bulan Ramadan, ketika aktivitas rumah tangga dan kebutuhan belanja meningkat.

“Berdasarkan studi Sun Life Women’s Wealth in Focus, setengah dari perempuan Indonesia mengelola anggaran rumah tangga sehari-hari sendirian dan hanya sebagian kecil yang merasa siap menghadapi risiko finansial mendadak,” kata Maika dalam keterangannya.

Menurut dia, selama Ramadan para ibu tidak hanya mengatur menu sahur dan berbuka, tetapi juga mengelola belanja kebutuhan dapur, menyiapkan uang baru untuk Lebaran, hingga memastikan kebutuhan anak tetap terpenuhi. Kondisi tersebut kerap membuat pengeluaran rumah tangga meningkat, terutama karena kenaikan harga bahan pokok dan kebutuhan hari raya.

Karena itu, Ramadan dinilai menjadi momentum yang tepat bagi keluarga untuk menata kembali strategi keuangan rumah tangga agar tetap stabil.

Maika menjelaskan ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan finansial keluarga. Salah satunya dengan memisahkan anggaran rutin bulanan dengan dana khusus Ramadan atau Idulfitri.

“Gunakan gaji bulanan untuk operasional rutin, sementara tunjangan hari raya dapat dialokasikan untuk kebutuhan tambahan selama Idulfitri agar anggaran tetap terkontrol,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai penting bagi orang tua untuk mulai menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini. Ramadan dapat dimanfaatkan sebagai waktu untuk mengevaluasi rencana keuangan keluarga, termasuk memastikan tabungan pendidikan anak tetap aman dari berbagai risiko yang mungkin terjadi.

Maika juga mendorong orang tua memanfaatkan momen Lebaran untuk mengenalkan literasi keuangan kepada anak. Salah satunya melalui pemberian angpao yang dapat diajarkan untuk dibagi ke dalam beberapa pos seperti tabungan, jajan, dan berbagi.

“Melalui cara sederhana ini, anak dapat belajar mengelola uang dan memahami pentingnya membelanjakan uang secara bijak sejak dini,” katanya.

Di sisi lain, ia menekankan pentingnya perlindungan kesehatan bagi ibu sebagai pilar keluarga. Menurutnya, kondisi kesehatan ibu sangat berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi rumah tangga.

“Kesehatan ibu adalah aset terbesar dalam keluarga. Perlindungan kesehatan dapat membantu menjaga kestabilan ekonomi keluarga jika terjadi risiko kesehatan,” ujar Maika.

Ia menambahkan, dalam perspektif nilai Islam, upaya melindungi keluarga juga merupakan bagian dari ikhtiar sebelum berserah diri kepada Tuhan.

“Dalam nilai-nilai Islam, melindungi keluarga merupakan bagian dari ikhtiar—usaha yang dilakukan dengan niat baik sebelum akhirnya berserah diri kepada Allah,” katanya.

Maika menuturkan layanan asuransi berbasis syariah juga dapat menjadi salah satu alternatif perlindungan finansial bagi keluarga. Sistem tersebut mengedepankan prinsip tolong-menolong atau tabarru’, di mana peserta saling membantu menghadapi berbagai risiko kehidupan secara transparan sesuai prinsip syariah.

Menurutnya, tujuan pengelolaan keuangan selama Ramadan dan Lebaran bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hari raya, tetapi juga memastikan kondisi finansial keluarga tetap aman setelahnya.

“Tujuan THR bukan hanya membuat Lebaran terasa meriah, tetapi juga membantu keluarga tetap tenang setelahnya,” ujar Maika.

Ia menilai Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk menata pengeluaran, tetapi juga kesempatan bagi keluarga untuk merencanakan masa depan finansial secara lebih matang. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya