Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH didorong untuk segera mengakselerasi transisi energi dari bahan bakar minyak (BBM) ke sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Langkah ini dinilai krusial tidak hanya untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga demi menciptakan kemandirian bangsa dalam mengelola sumber daya alam.
"Strategi besar pemerintah sudah seharusnya mengembangkan sumber energi terbarukan, memperkuat infrastruktur listrik, memberi insentif ekonomi, serta membangun industri kendaraan listrik dalam negeri agar transisi dari BBM ke energi lebih bersih bisa berjalan bertahap dan berkelanjutan. Ini juga untuk kemandirian terhadap sumber daya alam dan BBM," kata anggota DPRD Jawa Barat (Jabar), Syahrir, Jumat (13/3).
Menurut Syahrir, peralihan menuju energi terbarukan dianggap sebagai kebutuhan mendesak di tengah fluktuasi harga energi global yang kerap membebani APBN dan masyarakat. Dengan memperkuat infrastruktur kelistrikan, pemerintah diharapkan mampu menyediakan suplai energi yang stabil bagi kebutuhan industri maupun rumah tangga di masa depan.
"Kami mendorong agar kebijakan ini tidak sekadar menjadi wacana. Dibutuhkan langkah konkret berupa regulasi yang mendukung ekosistem kendaraan listrik agar masyarakat merasa yakin dan mampu beralih dari ketergantungan pada BBM," paparnya.
Selain faktor infrastruktur lanjut Syahrir, pemberian insentif ekonomi bagi para pelaku usaha dan konsumen menjadi kunci utama keberhasilan transisi ini. Dengan ekosistem yang matang, diharapkan Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam industri kendaraan listrik, sekaligus mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari sektor transportasi dan energi.
"Kemandirian energi adalah harga mati. Dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam kita melalui teknologi energi terbarukan, kita tidak hanya menyelamatkan lingkungan, tetapi juga mengamankan masa depan ekonomi bangsa dari ketergantungan luar negeri," tutur Anggota Komisi I DPRD Jabar iini.(E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved