Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Dukung UKG,Organisasi Guru Minta Diikuti Pelatihan Sistematis

MI/Bay
05/11/2015 00:00
Dukung UKG,Organisasi Guru Minta Diikuti Pelatihan Sistematis
(MI/Bay)
Ikatan Guru Indonesia (IGI) menilai rencana Kemendikbud menggelar UKG tahun ini untuk memetakan kompetensi guru layak diapresiasi.Jika peta tersebut tergambar mesti disertai pelatihan guru secara sistematis dan masif. "Tindak lanjut inilah yang dirasakan kurang paska UKG yang lalu. Guru-guru tetap tidak tersentuh pelatihan. Padahal kalau mau kompetensi guru berkembang, tidak ada jalan lain kecuali guru harus banyak belajar dan berlatih," kata Sekjen IGI ,M Ichsan ,saat dihubungi Media Indonesia,Kamis (5/11).

Hemat dia,resepnya sederhana. Kalau pemerintah mau melakukan perbaikan di dunia pendidikan, menciptakan generasi yang lebih unggul, yang justru harus banyak dibenahi lebih dulu adalah guru. Sebab gurulah ujung tombaknya, yang berdiri di depan siswa. Tanpa mengubah guru, maka tidak akan terjadi perubahan apa pun.

'Di sinilah kita layak menaruh harapan besar pada upaya pemetaan guru melalui UKG yang akan digelar Kemendikbud pekan depan,"tegas M Ichsan. Sekjen Federasi Serikat Guru Independen (FSGI) Retno Listyarti menyatakan kendati setuju UKG digelar namun ia mengusulkan tidak lagi digelar setiap tahun dan tidak semua guru. Pasalnya,jika UKG menjadi alat pemetaan berarti diagnostik penyakit atau kekurangan guru secara umum akan dapat diketahui.
" Jadi setelah dipetakan maka susun program pelatihan sesuai kebutuhan yang menjadi penyakit atau kekurangan guru dengan membuat pelatihan guru yang berkualitas sesuai kebutuhan guru secara sistemik dan berkelanjutan,"tegasnya.

Jangan Khawatir
Kalangan DPR juga mendukung penyelenggaraan Uji Kompetensi Guru (UKG) yang akan digelar 9-27 November mendatang.UKG dinilai sebagai program yang sudah tepat dalam menjadikan guru yang profesional sesuai amanat Undang-Undang Guru dan Dosen (UUGD). "UKG merupakan kebijakan yang sudah benar untuk menjadikan guru yang profesional sesuai UU Guru dan Dosen.Karena anggaran APBN untuk membayar tunjangan profesi guru sangat besar,maka harus sejalan dengan peningkatan mutu pendidikan," kata anggota Komisi X DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Wayan Koster saat diminta komentarnya tentang UKG,belum lama ini.

Sebab itu,Wayan Koster berpandangan semua guru wajib mengikuti UKG agar dapat diketahui apa yang menjadi kelemahan guru saat ini.Sehingga guru akan diberi materi pendidikan dan pelatihan (diklat) sesuai kebutuhan guru. Senada, anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Golkar (F-PG) Ferdiansyah menyatakan program UKG yang digelar Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud telah on the track atau sudah tepat.

"UKG digelar amat baik untuk memetakan kompetensi guru sehingga Ditjen GTK Kemendikbud dapat melakukan perbaikan sesuai hasil UKG dengan pendekatan sesuai kebutuhan," ujarnya. Ferdiansyah berpesan bagi guru peserta UKG tidak perlu khawatir."Yang penting persiapkan diri dengan baik ,perbanyak diskusi dengan sesama teman dan banyak membaca serta latihan soal,"tandasnya.(Bay)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya