Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBUTUHAN talenta digital nasional yang terus meningkat mendorong YCAB Foundation dan Orica untuk memperkuat akses pendidikan yang inklusif. Melalui program bertajuk STEM Spark: Ignite Future Career, kolaborasi ini resmi menyasar penguatan kompetensi Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) bagi generasi muda di Kalimantan Timur.
Program yang direncanakan berjalan selama tiga tahun ini menargetkan jangkauan terhadap 1.000 siswa SMA/SMK dan 50 guru dari 20 sekolah. Inisiatif ini hadir sebagai jawaban atas tantangan besar Indonesia yang membutuhkan sekitar 600.000 talenta digital per tahun, sementara saat ini baru mampu mencetak sekitar 100.000 hingga 200.000 talenta.
Mendorong Inklusivitas dan Kesetaraan Gender
Salah satu fokus utama STEM Spark adalah mengurangi kesenjangan gender di bidang teknik dan sains. Program ini secara khusus menargetkan 60% peserta perempuan guna mendorong ekosistem pendidikan vokasi yang lebih setara. Pendekatan yang digunakan bersifat aplikatif, mulai dari penguatan kapasitas guru melalui Training of Trainers (ToT) hingga metode gamifikasi untuk meningkatkan keterlibatan siswa.
President Director Orica Indonesia, James Tiedgen, menegaskan bahwa dukungan terhadap pendidikan adalah komitmen jangka panjang perusahaan di wilayah operasionalnya.
“Dukungan terhadap pendidikan selalu menjadi bagian utama dari komitmen Orica bagi masyarakat di wilayah operasional kami. Rekam jejak Orica yang ditopang oleh inovasi, riset, dan teknologi membuat kami menyadari pentingnya keterampilan dasar STEM dalam membuka peluang yang lebih luas. Melalui kolaborasi ini, kami bertujuan untuk membekali para pelajar di seluruh Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur, dengan keterampilan yang mereka perlukan untuk berkembang. Kami bangga dapat bermitra dengan YCAB Foundation untuk bersama-sama membuka jalan bagi lahirnya generasi penerus yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Tiedgen.
Menjembatani Pendidikan dan Industri
Tidak hanya teori, program ini mencakup pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dan design thinking. Untuk menghubungkan siswa dengan dunia kerja, STEM Spark juga akan menghadirkan Career Day, kompetisi antar-sekolah, hingga STEM Festival sebagai ruang apresiasi karya.
Founder dan CEO YCAB Foundation, Veronica Colondam, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh bagi para siswa.
"Kolaborasi ini memastikan bahwa kami tidak hanya membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan di bidang STEM, tetapi juga mengenalkan serta menjembatani mereka dengan dunia industri. Melalui STEM Spark, siswa mendapatkan pemahaman yang lebih utuh tentang bagaimana pembelajaran di sekolah terhubung langsung dengan kebutuhan dan peluang di dunia kerja,” kata Veronica.
Sebagai langkah perdana, pelatihan bagi guru mata pelajaran Matematika, IPA, dan Bimbingan Konseling (BK) telah sukses dilaksanakan pada 11–12 Februari 2026 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur.
Melalui fondasi ini, diharapkan ekosistem pendidikan STEM yang berkelanjutan dapat tercipta demi mencetak talenta masa depan yang kompetitif. (Z-1)
Buku Impact Story 25yr Journey to Impact merupakan rekam jejak perjalanan YCAB menjadi bagian kecil dalam mewujudkan misi besar tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved