Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
MOBIL sedan dengan nomor polisi AB 1266 NH bertabrakan dengan Kereta Api Pandalungan di perlintasan kereta api Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Selasa (24/2) malam. Tiga warga Jepara penumpang sedan meninggal dunia.
Pemantauan Media Indonesia, Rabu (25/3), tabrakan antara kereta api dengan mobil sedan di perlintasan kereta api Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Selasa (24/2), sekitar pukul 23.05 WIB, cukup mengejutkan warga sekitar.
Selain menimbulkan benturan cukup keras hingga terdengar radius ratusan meter, mobil sedan tersebut terpental dan terseret sejauh kurang lebih 50 meter dari titik awal. Lokomotif KA 31 Pandalungan dengan nomor loko CC 2061356 jurusan Surabaya-Gambir juga mengalami kerusakan.
"Tadi malam warga langsung berdatangan di lokasi kejadian dan bersabar menyaksikan petugas kepolisian melakukan evakuasi terhadap para korban luka parah di dalam mobil sedan itu," ujar Sarijo, seorang warga sekitar.
Setelah korban dan mobil yang ringsek tersebut dievakuasi, kereta api jurusan Surabaya-Gambir melanjutkan perjalanan kembali ke arah barat. "Ada tiga penumpang sedan yang kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gubug. Informasinya, para korban tewas merupakan laki-laki," ujarnya.
Pelaksanaan tugas (Plt) Kepala Seksi Humas Polres Grobogan Iptu Arif Suryanto membenarkan peristiwa itu. Korban meninggal dunia pada awal kejadian, lanjut Arif Suryanto, sebanyak dua orang yakni pengemudi bernama Endri Prasetiyo, 41, warga Desa Bantrung, Kecamatan Batealit, Jepara, dan Hany Puji Sulistyo, 34, warga Desa Pengkol, Kecamatan Jepara.
Kemudian pada Rabu (25/2) menyusul seorang lagi bernama Muhammad Rifqi Tahardian asal Desa Bulungan, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara. "Menurut informasi diperoleh dari keluarga korban, mereka akan berangkat untuk tujuan ziarah, tetapi baru sampai lokasi kejadian terjadi tabrakan tersebut," ujar Arif Suryanto.
Berdasarkan pemeriksaan di lokasi kejadian dan keterangan sejumlah saksi, ungkap Arif Suryanto, kecelakaan itu berawal ketika petugas jaga perlintasan kereta api sedang menutup pintu perlintasan karena akan ada kereta api Pandalungan dari arah timur (Surabaya) ke arah barat (Jakarta) melintas di KM 24 petak jalan Gubug-Tegowanu.
Namun ketika baru menutup pintu, demikian Arif Suryanto, tiba-tiba muncul mobil sedan warna silver dengan nomor polisi AB 1266 NH yang melaju dari arah utara menuju selatan menerobos perlintasan kereta api tersebut. Tabrakan pun tidak terhindarkan. (I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved