Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Satlap Tri Cakti TNI AL Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah di Bangka Belitung

Denny Susanto
15/2/2026 22:05
Satlap Tri Cakti TNI AL Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah di Bangka Belitung
Bijih timah hasil selundupan.(Dok.TNI AL)

SATUAN Lapangan (Satlap) Tri Cakti, Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Pusintel AL, bersama Pangkalan TNI AL (Lanal) Bangka Belitung berhasil menggagalkan rencana penyelundupan bijih timah ilegal dalam operasi di sebuah gudang berlokasi di kawasan Pangkal Balam, Bangka Belitung. 

Operasi yang digelar Sabtu (14/2) ini bermula dari informasi intelijen mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait pengumpulan bijih timah dalam jumlah besar dan diduga kuat akan diselundupkan keluar Pulau Bangka. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan segera melakukan pengintaian dan penyergapan di lokasi sasaran. 

Dalam penggeledahan di gudang milik D, petugas menemukan delapan ton karung berisi bijih timah, 80 ton Eliminit, 199 kampil Zircon dan 174 kampil Monazit dengan total keseluruhan barang bukti di gudang sejumlah 200 ton tidak dilengkapi dokumen resmi sesuai ketentuan perundang-undangan berlaku.

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi praktik-praktik ilegal yang merusak ekosistem ekonomi dan merugikan negara. Sinergitas antara Satlap Tri Cakti, Satgassus Pusintel AL, dan Lanal Babel akan terus diperkuat untuk memastikan wilayah Bangka Belitung bersih dari upaya penyelundupan," ujar Kabagpen Satlap Tri Cakti, Letkol Cke Angga Nugraha.

Dikatakannya keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi yang solid antara Satlap Tri Cakti, Satgasus Intel Pusintel AL dan LANAL Babel. Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo untuk memperketat pengawasan di wilayah Bangka Belitung guna mencegah kebocoran sumber daya alam yang merugikan negara.

Saat ini, barang bukti bijih timah beserta pemilik gudang (Sdr. D) telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menjalani proses hukum. TNI AL beserta Satlap Tri Cakti juga akan terus melakukan pengembangan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih luas di balik upaya penyelundupan tersebut.

Negara diperkirakan mengalami kerugian yang signifikan dari praktik ilegal ini, mengingat timah merupakan komoditas strategis nasional. Keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku tindak pidana serupa. (E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya