Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah (Kasatgaswil) Aceh Safrizal Zakaria Ali bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menggelar inspeksi atas progres rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh Timur dan Aceh Utara.
Dalam inspeksi tersebut, Safrizal menekankan bahwa rapat-rapat yang sifatnya koordinasi dan konsolidasi, harus selalu diimbangi dengan kerja-kerja dan inspeksi lapangan.
"Tugas utama Satgas PRR adalah memastikan berbagai rencana aksi benar benar dijalankan di lapangan sehingga manfaatnya langsung bisa dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya di belakang meja, namun turun langsung sebagaimana hari ini kami mendampingi Kepala BNPB selaku Wakasatgasnas," kata Safrizal dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/1).
Inspeksi dan peninjauan ke Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Utara sendiri menyasar beberapa titik, yakni inspeksi pembangunan huntara di Desa Pante Rambong, Kabupaten Aceh Timur. Kemudian inspeksi rekonstruksi dan pemberian bantuan SDN Blang Senong, Kabupaten Aceh Timur.
Selanjutnya inspeksi Jembatan Desa Sawang, Kabupaten Aceh Utara, pemberian bantuan kepada masyarakat Desa Tupok Blang, Kabupaten Aceh Utara, serta inspeksi pembangunan huntara di Desa Baba Krueng, Kabupaten Aceh Utara.
"Alhamdulillah huntara di Desa Pante Rambong Aceh Timur sudah rampung, secara simbolis Wakasatgasnas sudah menyerahkan kunci kepada masyarakat, bagi yang tidak memilih opsi huntara juga sudah diserahkan dana tunggu hunian (DTH) sementara di Desa Baba Krueng Aceh Utara progresnya sudah mencapai 60-70%," ujar Safrizal.
Sementara itu, dalam inspeksi jembatan di Desa Sawang yang hancur tersapu banjir bandang, konstruksi pembangunan bailey sudah dimulai dengan menurunkan alat-alat berat dan bantuan personel dari Brimob Polri.
Jembatan ini sendiri menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, sekaligus menembus desa seberang yang sempat terisolir. ""Percepatan pembangunan jembatan bailey menjadi kebutuhan mutlak di Desa Sawang agar segera tersambung, supaya akses terbuka termasuk mengatasi kesulitan anak-anak berangkat ke sekolah, paralel dengan akselerasi rencana teknis pembangunan jembatan permanen di sebelahnya," kata Safrizal yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri. (Ant/E-2)
Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Noor Arifin Muhammad memimpin inspeksi keselamatan hilir migas
Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Direktorat Infrastruktur Kawasan (DIK) melakukan pemeriksaan pekerjaan pembangunan Bundaran Punggur dengan progres mencapai 87%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved