Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Mensos Tinjau Korban Banjir di Kabupaten Banjar

Denny Susanto
04/1/2026 17:03
Mensos Tinjau Korban Banjir di Kabupaten Banjar
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf meninjau pengungsi di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.(MI/Denny Susanto)

MENTERI Sosial RI, Saifullah Yusuf meninjau langsung kondisi bencana banjir dan pengungsi di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Mensos meminta Pemda di Kalsel percepat verifikasi data korban banjir agar segera mendapatkan distribusi bantuan dari pemerintah pusat.

Dalam kunjungan ini Mensos berkesempatan melihat langsung kondisi posko pengungsian yang sediakan Pemda dan BNPB, serta bercengkrama dan berbincang bersama warga dan anak-anak korban banjir. Termasuk kesiapan dapur umum juga peninjauan langsung kondisi banjir menggunakan kapal motor. 

Dikatakan Saifullah, pemerintah pusat bekerjasama dengan Pemda dan instansi terkait TNI-Polri berkomitmen melakukan penanganan bencana yang kini melanda berbagai daerah di Indonesia termasuk Kalsel. "Di masa-masa kedaruratan seperti ini, pmerintah menyediakan dukungan logistik bagi korban bencana, baik itu makanan siap saji, pakaian, tenda atau kasur atau hal-hal lain yang memang dibutuhkan oleh para pengungsi," tuturnya.

Kemudian juga disediakan dapur umum dan layanan psikososial yang dimaksudkan supaya kebutuhan-kebutuhan dasar pengungsi bisa dipenuhi sampai masa tahap rekonstruksi dan rehabilitasi terhadap rumah rusak baik rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. 

Namun Saifullah menegaskan penyaluran bantuan dari pemerintah pusat ini ada mekanisme berupa verifikasi data korban bencana dan persetujuan atau tandatangan kepala daerah. "Karena itu kita minta Pemda segera lakukan verifikasi agar bantuan dapat segera didistribusikan. Ada beragam bantuan yang akan diberikan pemerintah mulai dari bantuan bagi korban meninggal, luka berat, tali asih, bantuan masa rekonstruksi berupa perbaikan rumah, santunan setiap bulan dan bantuan lainnya," ujar Saifullah.

Kabupaten Banjar merupakan salah satu daerah terparah dilanda banjir di Kalsel. Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat banjir di Kabupaten Banjar telah merendami 115 desa pada tujuh kecamatan. Tercatat jumlah rumah terdampak banjir sebanyak 22.803 rumah yang dihuni 40.532 keluarga atau 114.727 jiwa. Jumlah warga yang terpaksa mengungsi sebanyak 4.734 jiwa.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudi Andrea mengatakan pihaknya telah memperpanjang status tanggap darurat bencana seiring semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut. 

Saat ini daerah-daerah yang dilanda banjir di Kalsel meliputi Banjar, Balangan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tanah Laut dan Barito Kuala. Kondisi pasang laut menyebabkan wilayah pesisir dan bagian hilir seperti Kota Banjarmasin mengalami rob. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya