Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Banjir Serang Rendam 1.023 Rumah, Ribuan Warga Terdampak

Andhika Prasetyo
03/1/2026 16:45
Banjir Serang Rendam 1.023 Rumah, Ribuan Warga Terdampak
Banjir terjadi di Serang, Banten.(Antara)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Banten, melaporkan banjir yang melanda sejumlah wilayah pada Sabtu pagi telah merendam sedikitnya 1.023 rumah dan berdampak pada 3.033 jiwa. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh cuaca ekstrem yang terjadi sejak Jumat malam. Hingga pukul 04.25 WIB, tercatat 12 kejadian banjir yang tersebar di Kecamatan Kasemen dan Kecamatan Serang, dengan total warga terdampak mencapai 1.087 kepala keluarga.

BPBD mencatat Kecamatan Kasemen sebagai wilayah dengan dampak terparah banji Serang. Sejumlah titik banjir berada di lingkungan Kroya Lama, Perum Puri Keraton, Sukajaya, Komplek Banten, Baru Bugis, Kendal, Ambon, Jabang Bayi, Jenggot, dan Cikedung. Di Kroya Lama, ketinggian air sempat mencapai 60 sentimeter dan memaksa 50 kepala keluarga mengungsi, sementara di Baru Bugis ketinggian air dilaporkan mencapai satu meter. Banjir juga sempat menggenangi kawasan wisata religi Masjid Agung Banten dan area pemakaman dengan ketinggian air 10–20 sentimeter sebelum akhirnya berangsur surut.

Tidak hanya permukiman warga, sejumlah fasilitas umum turut terdampak. Gedung sekolah SDN Pamarican 01 dan 02 serta SDN Ambon di Kelurahan Margaluyu dilaporkan terendam banjir. Meski sebagian besar titik banjir kini mulai surut, air masih terlihat menggenangi wilayah Kendal dan Jenggot.

Data sementara menunjukkan sebanyak 62 kepala keluarga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman. BPBD Kota Serang telah menurunkan personel untuk memantau kondisi lapangan, membantu evakuasi warga, serta melakukan pendataan lanjutan di area terdampak.

Diat Hermawan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena kondisi cuaca di wilayah Serang masih berawan dan berpotensi berubah. Ia mengingatkan warga di daerah rawan banjir dan pengguna jalan agar berhati-hati serta terus memantau informasi cuaca terbaru agar dapat mengantisipasi risiko bencana yang mungkin terjadi. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya