Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Jawa Tengah melakukan mutasi dan rotasi jabatan perwira menengah Polri pada Desember 2025 sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan pelayanan publik. Salah satu poin penting dalam mutasi akhir tahun ini adalah pembentukan Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jateng.
Direktorat baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas penanganan perkara yang menyangkut perempuan, anak, serta tindak pidana perdagangan orang, termasuk kasus yang melibatkan kelompok rentan dan imigran.
Sebagai pimpinan perdana Ditres PPA dan PPO Polda Jateng, Kapolri menunjuk AKBP Nunuk Setiyowati, Direktorat ini akan menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan, rasa aman, dan keadilan yang lebih humanis serta berperspektif korban.
Selain penguatan struktur organisasi, mutasi kali ini juga mencatat promosi jabatan Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Dwi Subagio, yang diangkat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan tersebut setara dengan pangkat Brigadir Jenderal Polisi dan menjadi bentuk kepercayaan institusi atas kontribusinya di bidang reserse dan pembinaan SDM Polri.
Posisi Dirreskrimum Polda Jateng selanjutnya diemban Kombes Muhammad Anwar Nasir, yang sebelumnya menjabat Dirresnarkoba Polda Jateng. Pergeseran ini diharapkan memperkuat penegakan hukum dan profesionalisme penyidikan tindak pidana umum di wilayah Jawa Tengah.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto, menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari regenerasi, penyegaran, dan peningkatan kinerja.
“Mutasi ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus beradaptasi dengan tantangan tugas ke depan. Penambahan Direktorat PPA dan PPO menjadi bukti komitmen Polda Jateng dalam memberikan perlindungan maksimal bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan,” tegasnya.
Selain itu, mutasi juga menyasar puluhan jabatan strategis lainnya, mulai dari pejabat utama Polda, kapolres, hingga jabatan pengawas dan penyidik. Dengan struktur organisasi yang semakin lengkap dan personel berpengalaman, Polda Jateng optimistis dapat memberikan pelayanan kepolisian yang semakin presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(E-2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved