Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Jelang Nataru Pertamina Cek Ketersediaan BBM dan Armada

Supardji Rasban
17/12/2025 17:09
Jelang Nataru Pertamina Cek Ketersediaan BBM dan Armada
Petugas melakukan pengecekan armada BBM di Fuel Terminal BBM di Desa Munjungagung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.(MI/Supardji Rasban)

MENJELANG Natal dan Tahun Baru 2025-2026, Pertamina Patraniaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT), melakukan pengecekan ketersediaan stok BBM dan armada BBM. Pengecekan ini dilakukan untuk menjamin proses pengisian BBM ke mobil tangki hingga distribusi ke SPBU-SPBU, sehingga nantinya tidak mengalami kendala. 

Pengecekan ketersediaan BBM dan kesiapan distribusi BBM ini, dilakukan di Fuel Terminal BBM, di Desa Mujungagung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Pengecekan meliputi kondisi armada mobil tangki hingga kesiapan personel, yang akan bertugas mengantarkan BBM ke SPBU berbagai wilayah termasuk daerah Pantura Jawa Tengah.

Area manager Communication Relations & CSR Pertamina Patraniaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawaan, memastikan ketersediaan BBM dalam kondisi optimal. "Stok gasoline atau bensin di Terminal BBM Tegal sebanyak 6.000 kilo liter, sementara stok gasoil atau solar sebanyak 3.000 kilo liter," ujar Taufiq, Selasa (16/12).

Taufiq menyampaikan di wilayah Tegal Raya (meliputi Kabupaten/Kota Brebes dan Tegal), konsumsi BBM diperkirakan naik sekitar 5%, seiring meningkatnya arus perjalanan masyarakat saat libur Nataru. Sedangkan konsumsi solar diprediksi turun 4,7% karena pembatasan operasional kendaraan logistik. "Sebagai langkah antisipasi, pasokan BBM ke Terminal BBM Tegal juga ditingkatkan," terang Taufiq.

Taufiq menyebut jika biasanya terminal menerima tiga ritase pasokan BBM, maka selama Nataru ditambah satu ritase tambahan. "Penambahan pasokan ini, menimgkatkan stok BBM  25% - 30% dari kondisi normal," jelas Taufiq.

Menurut Taufiq selama periode Nataru 2025-2026, Pertamina juga melakukan penguatan stok LPG hingga 25%, dengan dukungan ratusan lembaga penyalur. "Kami memastikan, pasokan BBM dan LPG aman selama Natal 2025 dan tahun baru 2026," pungkasnya. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya