Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSONEL Satgas III Preventif Operasi Madago Raya, Polda Sulawesi Tengah, bergerak cepat menangani dampak gempa bumi magnitudo 5,8 yang mengguncang Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso.
Langkah cepat ini dipimpin Kasatgas III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Kurniawan Tandi Rongre, yang juga Dansat Brimob Polda Sulteng.
Personel dari Pos Kamtibmas Tabalu, Pos Kamtibmas Masamba, dan Kompi 1 Batalyon B Pelopor langsung diterjunkan ke lokasi terdampak.
“Kami bergerak cepat di titik terdampak gempa, khususnya membantu evakuasi masyarakat, mendirikan posko darurat, dan membersihkan material reruntuhan bangunan pascagempa,” terang Kurniawan, Senin (18/8).
Menurutnya, prioritas utama adalah keselamatan warga, termasuk evakuasi korban, pendataan kerusakan rumah, serta penyaluran bantuan darurat.
Ia menegaskan, kehadiran aparat di lapangan mencerminkan komitmen Polri untuk selalu berada di garda terdepan membantu masyarakat.
Selain evakuasi, personel Satgas juga mendistribusikan bantuan logistik berupa sembako dan kebutuhan dasar lain kepada warga yang mengungsi. Beberapa tenda darurat telah didirikan di titik pengungsian.
Kurniawan menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait lainnya.
“Sinergi sangat penting agar masyarakat segera pulih dari dampak bencana ini,” tandasnya.
Sejumlah warga mengapresiasi gerak cepat aparat yang langsung hadir sejak pagi. Mereka merasa terbantu dengan bantuan dan kehadiran personel di lapangan.
Hingga kini, pemantauan terus dilakukan di beberapa titik terdampak. Aparat juga mengimbau warga tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan. (TB/E-4)
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Gempa Bumi secara virtual, Minggu (17/8) malam.
Getaran gempa M4,2 memang cukup besar di beberapa wilayah. Namun, sampai saat ini dilaporkan belum ada dampak kerusakan akibat gempa.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik di Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat hari ini 13 Maret 2026 dini hari pukul 02.18 WIB. berdasarkan BMKG gempa terkini itu tak berpotensi tsunami
KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 5,4, Jumat (13/3) sekitar pukul 02.18 WIB.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 3,2, Selasa (24/2). Namun, dilaporkan tidak ada dampak kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved