SEJUMLAH sekolah menengah kejuruan di Jawa Barat mulai mengajarkan kemampuan berbahasa asing selain bahasa Inggris, yakni bahasa Jepang, Mandarin, dan Korea, kepada siswa. Dua sekolah yang sudah menjalankannya yakni SMK Negeri 2 Kota Tasikmalaya dan SMK Negeri 1 Kabupaten Ciamis.
"Pengajarnya merupakan guru yang sudah belajar bahasa asing itu selama satu tahun di Jepang, Korea, dan Tiongkok. Kemampuan bahasa ini dibutuhkan selain untuk meningkatkan kualitas, juga memudahkan lulusan bekerja di ketiga negara," papar Miftah Fauzi, guru bahasa Korea di SMKN 2 Kota Tasikmalaya, kemarin.
Pengajaran bahasa asing itu diwajibkan bagi siswa dari jurusan tertentu. Beberapa SMKN di daerah ini juga mengikat kerja sama dengan industri di Jepang, Korea, dan Tiongkok.(AD/N-3)