Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) rutin menggelar pasar murah di sejumlah kabupaten dan kota untuk mengendalikan inflasi daerah.
"Kegiatan pasar murah ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan yang diharapkan bisa menekan angka inflasi di Kalteng sekaligus juga untuk membantu masyarakat yang kurang mampu," kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat membuka pasar murah di Taman Iring Witu Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Sabtu (21/9).
Sebelumnya Gubernur Kalteng menggelar pasar murah di Kabupaten Kapuas, Lamandau, Kotawaringin Lama dan Palangka Raya.
Baca juga : Pemprov Kalteng Gelar Pasar Penyeimbang untuk Atasi Inflasi
Sementara itu, Wakil Gubernur Edy Pratowo menyampaikan pasar murah atau pasar penyeimbang ini digelar atas instruksi Presiden RI Joko Widodo kepada gubernur, bupati dan wali kota untuk pengendalian inflasi dikarenakan adanya kenaikan harga bahan pokok.
"Program Pemprov Kalteng ini akan dilaksanakan terus menerus. Kita bisa merasakan masalah pangan adalah masalah kehidupan untuk keluarga," ucap Wagub.
Pada pasar murah kali ini, paket sembako yang diberikan tiap paket berisikan beras 10 kilogram, minyak goreng 3 liter dengan harga jual Rp230.000, yang kemudian disubsidi Pemprov Kalteng Rp210.000, sehingga masyarakat hanya menebus dengan harga Rp20.000. Paket sembako ini kembali disubsidi oleh Wagub sehingga paket sembako ini diberikan gratis.
Sebagaimana diketahui bersama, pada Rakor Inflasi Daerah yang digelar pada Senin (9/9) lalu, disampaikan bahwa Kalteng berada di urutan keempat inflasi terendah di tingkat nasional dengan angka 1,29% secara tahunan. (N-2)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus menggencarkan program Pasar Murah sebagai upaya konkret menekan fluktuasi harga pangan dan menjaga daya beli masyarakat.
Kami telah menggelar GPM di seluruh daerah di Jawa Tengah sebanyak 2.436 kali dengan total omzet mencapai Rp45,7 miliar
MENJELANG Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengungkapkan telah melakukan berbagai cara untuk meredam harga utamanya komoditas pangan.
Pasar Murah Artha Graha Peduli (AGP) 2025 masih terus dirasakan manfaat nyatanya oleh masyarakat.
Pemkot Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menggelar pasar murah yang tersebar disembilan kecamatan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (nataru)
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan sistem berbasis digital ini dirancang untuk mengunci data penerima sejak awal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved