Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA musim Natal 2023, dan tahun baru 2024, Pelabuhan Makassar tercatat melayani sebanyak 86.571 orang penumpang yang naik dan turun dari kapal hingga H+11 libur Nataru. Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 119.11%, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Makassar Iwan Sjarifuddin, hal itu sangat wajar, lantaran Pelabuhan Makassar sebagai pelabuhan terbesar, teramai, dan tersibuk di wilayah Indonesia Timur, dan selalu mencatat jumlah penumpang tertinggi utamanya di musim libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru dibandingkan pelabuhan lainnya yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4.
“Dari total 86.571 orang penumpang tersebut, tercatat sebanyak 43.931 orang adalah penumpang embarkasi dan 42.640 orang penumpang debarkasi. Dari segi arus kapal penumpang, Pelabuhan Makassar juga mendata pertumbuhan sebesar 104,29% untuk arus kunjungan atau call kapal penumpang hingga H+11 Nataru tahun ini dibandingkan H+11 Nataru tahun lalu," jelas Iwan.
Baca juga: 1,5 Juta Kendaraan Lintasi Tol Trans Sumatra Selama Nataru
“Hingga H+11 Nataru tahun lalu, arus kunjungan kapal penumpang di Pelabuhan Makassar mencapai 70 call. Tumbuh 104,29% pada periode yang sama tahun ini atau menjadi sebanyak 73 call kapal,” sambungnya, Minggu (7/1).
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur Nataru kali ini, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. Terutama memaksimalkan Ruang Tunggu Sementara (RTS) yang sengaja dibangun untuk menampung penumpang yang transit.
Baca juga: Menhub: Ada 126 Juta Pergerakan Selama Libur Nataru 2023-2024
"Rerata penumpang yang transit adalah mereka yang telah menempuh perjalanan dengan kapal laut dan ingin melanjutkan perjalanan berikutnya dengan kapal yang berbeda. Biasanya jadwal kapal mereka yang tiba dan yang akan ditumpangi kembali beda sehari atau dua hari, sehingga mereka akan menunggu di RTS yang telah disiapkan,” lanjut Iwan.
Bahkan, ada calon penumpang kapal yang tinggal di luar Kota Makassar. Agar tidak ketinggalan kapal, mereka memilih untuk tiba di pelabuhan lebih awal dan menggunakan sarana RTS yang ada.
Selain RTS lanjut dia, Pelindo Regional 4 Makassar juga tentunya menyiapkan berbagai fasilitas yang dibutuhkan para penumpang, khususnya saat menunggu di ruang tunggu terminal penumpang.
“Seperti toilet yang bersih, ruang menyusui, musala, wifi, dan fasilitas lainnya, serta layar informasi jadwal kunjungan kapal yang bisa dilihat langsung oleh para penumpang saat berada di ruang tunggu.”
Sementara itu untuk memberikan rasa yang aman dan nyaman kepada seluruh calon penumpang, pihaknya juga selalu menyiagakan petugas keamanan perusahaan bekerja sama dengan aparat setempat. “Kami juga memasang CCTV atau kamera pemantau di hampir setiap sudut pelabuhan termasuk di dalam ruang tunggu terminal penumpang,” pungkas Iwan. (Z-10)
Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 136.612 kendaraan, atau meningkat 45,03% dibandingkan trafik normal.
Sebanyak 509.351 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Hari H s.d H+2 periode akhir Libur Tahun Baru 2026 atau pada Kamis, (1/1) 2026 pukul 06.00 WIB s.d Minggu, (4/1) 2026 pukul 06.00 WIB.
PT Pelindo Dumai menyebutkan lonjakan penumpang akan terjadi pada akhir pekan ini.
Arus Balik: Memahami konsep ekonomi & sosial yang dinamis. Pelajari dampaknya, penyebab, dan bagaimana teori ini membentuk perubahan zaman.
Pada periode Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025, puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan 50.576 penumpang dan 324 penerbangan.
LEBIH dari 90 persen pemudik memberikan apresiasi terhadap petugas PT Kereta Api Indonesia atau KAI yang bertugas baik di stasiun maupun di dalam kereta selama masa arus balik Lebaran 2025.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Pada Minggu (4/1) ribuan kapal nelayan masih disandarkan di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
Salah satu fokus utama koordinasi tahun ini adalah mitigasi dampak cuaca ekstrem.
Sinergi dan kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan (KSOP dan BPTD), ASDP, Pemprov Banten, Pemkot Cilegon, Polda Banten dan TNI AL Banten, serta instansi terkait.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
PT ASDP Indonesia Ferry ( Persero) atau ASDP memproyeksikan peningkatan pergerakan angkutan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved