Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KERUGIAN materi akibat banjir luapan Bengawan Jero di Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mencapai Rp9,1 miliar, Senin (6/3). Ini akibat banjir yang mengenangi 1.597 rumah, sejumlah fasilitas umum, dan areal sawah tambak terendam banjir seluas 1.159 hektare.
Banjir di kawasan ini menggenangi enam desa di Kecamatan Deket lebih dari dua pekan terakhir. Keenam desa itu meliputi Weduni, Tukeran, Sidomulyo, Lama dan, Dinoyo, dan Babat Agung. Tinggi genangan di permukiman warga berkisar antara 15-60 cm.
Camat Deket Arif Backhtiar mengatakan, banjir luapan Bengawan Jero mengakibatkan enam desa di wilayahnya tergenang. Cuaca ekstrem membuat sejumlah fasilitas umum, tempat ibadah, sarana pendidikan, jalan antarkampung, hingga area sawah tambah terendam.
"Genangan terparah berada di dua desa. Untuk Sidomulyo tercatat sebanyak 540 rumah dan Laladan 450 rumah," terangnya, Senin (6/3) siang.
Baca juga: Hantam Jalan Berlubang Terendam Banjir, Truk Muatan Gabah Terguling
Selain rumah, kata Arif, banjir juga menggenangi jalan antarkampung dan lingkungan sepanjang 12,4 kilometer, gedung sekolah sebanyak 18 unit, masjid ataupun musala 12 unit, puskesmas pembantu 3 unit, dan balai desa 3 unit. Banjir juga mengakibatkan areal sawah tambak di enam desa terendam seluas 1.159 hektare. "Tafsir kerugian mencapai Rp9,1 milliar," ungkapnya.
Menurutnya, kerugian terbesar berasal dari sektor perikanan. Meski belum sampai pada gagal panen, kerusakan pada sektor tersebut sangat besar. Petambak yang khawatir ikannya terhanyut akibat banjir telah mengantisipasi dengan memasang jaring pada masing-masing pematang tambak. "Ini otomatis diantisipasi petambak, karena banjir ini berlangsung tiap tahun," jelasnya. (Z-2)
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
TIM gabungan menertibkan bangunan liar yang berdiri di sepanjang bantaran Sungai Citarum khususnya di wilayah RT 01/09 Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (11/2).
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, kembali memicu banjir di Desa Huta Nabolon, Kecamatan Tukka, Rabu (11/2) sekitar pukul 18.35 WIB.
SEBANYAK 112 rumah di Desa Bakalan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tergenang luapan Kali Kedunggigil, Rabu (11/2).
Pompa air bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai dipasang di sejumlah titik banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan yang hingga kini masih terendam dengan ketinggian air 30-120 cm.
HUJAN dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (9/2) siang menyebabkan sebuah tanggul aliran Sungai Citalahab jebol dan meluapnya Sungai Ciseel.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved