Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEDULI pada masalah pengemis, gelandangan, orang terlantar (PGOT) dan Orang Dalam Gangguan Kejiwaan (ODGJ), Polres Tegal Kota, Jawa Tengah, menggelar workshop penanggulangan PGOT dengan menggandeng Satpol PP, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kota Tegal, Rabu (22/2)
Acara dihelat di gedung Bhayangkari Mapolres Tegal Kota, dihadiri oleh
Kapolres Tegal Kota Ajun Komisaris Besar Jaka Wahyudi. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Wikanti Deviantari dan Sulistyo Rini.
Jaka Wahyudi menyampaikan kegiatan workshop menjadi momentum yang tepat
untuk memperkuat soliditas dan sinergitas Polres Tegal Kota dengan pihak terkait dalam upaya penanggulangan PGOT maupun ODGJ.
"Karena kita masih dihadapkan pada berbagai bentuk gangguan kamtibmas
menonjol, sangat serius dan meresahkan, seperti kasus narkoba, kejahatan terorganisir, isu sara, yang dapat mengganggu keamanan," terangnya,
Keamanan dan ketertiban, lanjut dia, merupakan tanggung jawab bersama, sehingga dalam penanganan PGOT dan ODGJ yang juga merupakan anggota masyarakat perlu dicarikan solusi terbaik secara bersama-sama.
"Penegakan hukum adalah yang terakhir. Yang paling utama adalah pelayanan. Jangan sampai kita mengambil tindakan ataupun langkah dalam penanggulangan, tapi justru menjadi sebuah konflik baru," pungkasnya. (N-2)
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
Enam pelaut Indonesia telantar di Cabo Verde, Afrika Barat. Mereka terjebak dilema antara pulang tanpa upah setahun atau bertahan di kapal yang terbengkalai.
Menurut data BPBD Kabupaten Tegal sebanyak 150 rumah rusak, sejumlah bangunan pondok pesantren, sekolah dan jalan rusak parah akibat bencana tanah bergerak.
Haul Sewindu almarhum Ki Enthus Susmono yang digelar di Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Selasa (3/2/2026) malam.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved