Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa
Tengah, mulai bersiap diri untuk menghadapi musim hujan yang akan
datang.
Sementara itu, berbagai langkah telah dilakukan dengan berkoordinasi
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, instansi terkait, dan
relawan.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Klaten, Sri Winoto, mengatakan kegiatan
koordinasi yang dilakukan itu dalam upaya pengurangan risiko (mitigasi)
bencana.
"Mitigasi bencana itu penting. Karena, Kabupaten Klaten merupakan daerah rawan bencana banjir, longsor dan gerakan tanah, serta puting beliung," jelasnya.
Saat ditemui di sela apel persiapan susur sungai di SMPN 1 Karangnongko, Kamis (15/9), Winoto menyebutkan ada beberapa wilayah kecamatan yang rawan banjir. Di antaranya, Kecamatan Bayat, Cawas, Ceper, Pedan, Juwiring, Wedi, Trucuk, Gantiwarno, Polanharjo, dan Wonosari.
Sementara kawasan rawan bencana alam gerakan tanah dan tanah longsor, meliputi Kecamatan Bayat, Cawas, Wedi, Kemalang, Gantiwarno, Manisrenggo, dan Prambanan.
Kemudian, kawasan rawan bencana puting beliung (angin topan) mencakup
seluruh wilayah di Kabupaten Klaten yang meliputi 26 kecamatan dan 401
desa/kelurahan.
"BPBD Klaten telah siap untuk menghadapi ancaman bencana banjir,
gerakan tanah/tanah longsor, dan puting beliung di musim hujan yang akan datang," tegasnya.
Terkait kegiatan susur sungai yang diikuti BBWS Bengawan Solo, DPU PR,
DLH, dan komunitas relawan adalah bertujuan memetakan kondisi sungai
tersebut.
"Melalui susur sungai akan dipetakan kerentanan, ancaman, dan potensi
ekonomi yang dapat dikembangkan untuk usaha perikanan atau destinasi
wisata," imbuhnya.
Dengan kegiatan susur sungai, potensi kerentanan dan ancaman saat musim
hujan tiba bisa diantisipasi. Inilah salah satu upaya mitigasi bencana
BPBD Klaten.
Kegiatan susur sungai sepanjang 30 kilometer itu diikuti tujuh tim atau
sebanyak 140 orang, dimulai dari Desa Randulanang, Jatinom, sampai Desa
Melikan, Bayat.
"Hasil susur sungai akan kita kompilasi dan analisis, serta dibukukan
untuk dokumen. Pun kita akan rekomendasikan kepada instansi pemangku
kepentingan," pungkasnya. (N-2)
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Curah hujan tinggi pada Selasa (3/3) menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.
Polres Klaten berhasil membongkar pencetak dan pengedar uang palsu pecahan Rp100.000, serta menangkap empat orang tersangka. Barang bukti uang palsu yang diamankan sebanyak 3.556 lembar.
Penyaluran beras SPHP ke Pasar Gedhe Klaten, dilakukan dua kali pengiriman. Pertama, pada Senin (23/2) 2.700 ton, dan penyaluran kedua, Jumat (27/2), sejumlah 2.000 ton.
Tujuannya memberi kesempatan kepada masyarakat pengguna layanan menyampaikan usulan, masukan, dan saran kepada penyelenggara pelayanan terkait dengan pelayanan yang diterima.
Ribuan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, perlu ditangani secara sinergi dan kolaborasi gabungan dari berbagai sumber dana .
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved