Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
WORKSHOP Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia kali ini diselenggarakan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Kegiatan tersebut merupakan lokasi ke-20 dari rangkaian program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) tersebut.
Menparekraf/Kepala Baparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengisi workshop tersebut. Ia mendapatkan sambutan hangat dari jajaran pemerintahan dan peserta yang merupakan para pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf). Tampak Sandi didampingi oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra.
Dalam workshop yang diselenggarakan di Gedung Nasional Maharajo Dirajo Kabupaten Tanah Datar tersebut, Sandi mengungkapkan, Kabupaten Tana Datar memilih sektor seni pertunjukan.
”Kita ingin menyiapkan agar ekosistem ekonomi kreatif ini menyambut kebangkitan pariwisata dan ekonomi kita,” terang Sandi disambut riuh tepuk tangan peserta workshop dalam keterangan pers, Senin (11/7).
Baca juga: Sandiaga Uno Rangkul Desa Wisata Terapkan Community Base Tourism
Sandi juga memberikan motivasi kepada peserta dengan konsep empat "As". Pertama kerja keras, kedua kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja secara ikhlas.
Kabupaten Tanah Datar memiliki potensi besar pada sektor ekonomi kreatif (ekraf) yaitu pada subsektor seni pertunjukan.
Potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai peluang pengembangan usaha oleh pelaku ekraf. Dengan bekal kreativitas dan inovasi, pelaku ekraf dapat memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Pada subsektor seni pertunjukan, Kabupaten Tanah Datar memiliki ragam kesenian yaitu Randai, Saluang, Tari Piring, Talempong, Alu Katentong, dan Salawat Dulang,
Tari Pasambahan, Tari Satampang Baniah. Ragam tari daerah dan seni pertunjukan ini dapat menjadi lokomotif pengembangan pariwisata untuk pertumbuhan ekonomi daerah yang semakin baik.
Workshop tersebut diikuti sebanyak 35 pelaku ekraf subsektor seni pertunjukan. Untuk dapat mengikuti workshop tersebut, peserta wajib mendaftarkan diri melalui website katakreatifindonesia.com dan melampirkan bukti surat keterangan sudah mejalankan usaha selama minimal enam bulan dari pemerintah setempat.
Pendaftaran melalui website ini merupakan bagian dari strategi inovasi penggunaan teknologi big data untuk menggarap dan membangkitkan sektor pariwisata dan ekraf.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, diharapkan juga dapat mengakselerasi pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Tanah Datar.
Kemenparekraf/Baparekraf juga terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif secara lebih komprehensif.
Kabupaten Tanah Datar telah melaksanakan Uji Petik PMK3I (Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia) pada tahun 2019 dengan subsektor unggulan seni pertunjukan, dan terpilih sebagai KaTa Kreatif Indonesia bersama 20 kabupaten/kota lainnya yg ditetapkan melalui SK Menparekraf pada tahun 2021.
Dengan mengikuti rangkaian kegiatan Penilai Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) sehingga subsektor ekraf unggulan dapat terpetakan agar lebih fokus dan terarah dalam mewujudkan kemandirian ekonomi.
Kegiatan workshop ini juga mengundang pelaku ekraf lokal yang sukses Rama Soeprapto. Dia menjadi narasumber untuk berbagi pengalaman, memberi materi pembelajaran terkait kreativitas, cara mengolah seni pertunjukan, dan pemasarannya di Kabupaten Tanah Datar.
Dengan terlaksananya workshop di Kabupaten Tanah Datar ini diharapkan para pelaku usaha Ekonomi Kreatif dapat meningkatkan kapasitas yang telah dimiliki sehingga dapat bersaing dan dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi sekitarnya.
Sementara kepada awak media, Sandi mengungkapkan, pihaknya mendorong Kabupaten Tanah Datar untuk menembus predikat dunia. Secara konkret, Kemenparekraf/Baparekraf akan mempersiapkan Kabupaten Tanah Datar untuk UCCN (The UNESCO Creative Cities Network) tahun depan. (RO/OL-09)
BANGUN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Bank Infaq, NRC, dan Gentanala menggelar pelatihan olahan limbah kayu di Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (6/2).
INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama OK OCE Forever Sumatra Barat menyalurkan sembako bagi masyarakat terdampak bencana.
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
Karya kreatif perlu dibangun melalui proses nyata, bukan sekadar tugas akademik, agar menghasilkan output relevan bagi masyarakat dan ekosistem daerah.
Melalui kolaborasi ini, Prasetiya Mulya dipercaya untuk memberikan pendampingan dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM di 12 desa yang ada di 12 kecamatan terpilih.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Selain menjadi pusat operasional regional, kantor pusat ini pun dirancang untuk menampung berbagai aktivitas korporasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved