Selasa 30 November 2021, 06:38 WIB

Dosen Universitas Siliwangi Bantu Budidaya Ikan Warga untuk Ketahanan Pangan

Kristiadi | Nusantara
Dosen Universitas Siliwangi Bantu Budidaya Ikan Warga untuk Ketahanan Pangan

Antaranews.com
Ikan nila.

 

Tim dosen Fakultas Kegurauan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Siliwangi yang tergabung dari Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia dan Jurusan Pendidikan Ekonomi mengembangkan teknologi budidaya ikan melalui rekayasa lingkungan mengandalkan pasokan oksigen. Pengembangan tersebut, dilakukan di Desa Tawangbanteng, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua tim Pengabdian Dosen Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Ai Siti Nurjamilah mengatakan, dalam pengabdiannya kepada masyarakat di masa pandemi covid-19 semua dosen terlibat untuk meningkatkan ketahanan pangan dan tujuan itu membantu masyarakat dalam upaya agar perekonomian mereka bisa kembali bangkit di masa pandemi.

Kegiatan itu dilakukannya rutin selama lima bulan sekali mulai dari Juli, Agustus sampai November. "Pengabdian yang dilakukannya merupakan kegiatan rutin harus dilaksanakan oleh dosen sesuai dengan Tri Darma Perguruan Tinggi. Akan tetapi, selama pandemi covid-19 supaya kelompok peternak ikan harus tetap semangat terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kebutuhan keluarga," katanya, Selasa (30/11).

Ia mengatakan, dirinya bersama dosen yang lainnya tetap mendorong agar pengembangan tersebut bisa mewujudkan para peternak ikan di Desa Tawangbanteng yang mana salah satu pelaku usaha yang terdampak Covid-19. Akan tetapi, sejak adanya pandemi para peternak ikan mengalami kesulitan dalam memasarkan hingga harga ikan yang dijualnya kepada para pengepul cenderung murah.

"Kami berupaya membantu kelompok peternak ikan agar memecahkan permasalahan. Karena masalah itu, perlu diadakan pengembangan usaha para peternak ikan demi meningkatnya pendapatan ekonomi rumah tangga terutama di tengah pandemi seperti ini hingga perlu ada inovasi lain agar hasil ternak ikannya dapat bernilai tinggi dan juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, kelompok peternak ikan di Desa Tawangbanteng, harus mengikuti kegiatan dan mereka juga mampu berinovasi meningkatkan dalam berternak ikan termasuknya memahami teknologi budidaya melalui rekayasa terutama di lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen. Karena, kolaborasi tersebut bekerja sama antara Kepala Desa Tawangbanteng dan pelaksana pengabdian bagi masyarakat ketahanan pangan (PBM-KP).

"Para kelompok peternak ikan di daerah harus memahami mengenai penggunaan sistem bioflok dalam berternak ikan, supaya mereka lebih hemat dan tidak membutuhkan lahan yang lebih luas dan pemasaran hasilnya juga lebih meningkat. Namun, peternak didampingi tim yang dapat memasarkan hasil panennya agar mereka semangat dalam berwirausaha dan mampu meningkatkan pendapatan," paparnya. (OL-12)

Baca Juga

Istimewa

Polisi Sebut Sopir Truk yang Seruduk Sejumlah Kendaraan di Balikpapan Langgar Aturan

👤Siti Yona Hukmana 🕔Jumat 21 Januari 2022, 11:22 WIB
"Kejadian ini murni pelanggaran yang dilakukan pengemudi truk. Karena, ingin cepat sampai di tempat tujuan, dia tidak memutar....
ANTARA/Fiqih Arfani

Ridwan Kamil Dukung Usulan Ulama Besar Madura jadi Pahlawan Nasional

👤Mediaindonesia 🕔Jumat 21 Januari 2022, 11:20 WIB
Usulan predikat pahlawan nasional sudah dilaksanakan sejumlah pihak kepada tim dari Pemerintah Pusat sejak September...
Medcom

Truk Tabrak Pengendara yang Berhenti di Lampu Merah di Balikpapan, 5 Orang Tewas

👤Rahmatul Fajri, Hilda Julaika 🕔Jumat 21 Januari 2022, 11:02 WIB
Kecelakaan tersebut diduga disebabkan truk yang mengalami rem blong sehingga terus melaju dan menabrak pengendara yang sedang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya