Senin 06 September 2021, 13:57 WIB

Kota Surabaya Turun ke Level 2

Faishol Taselan | Nusantara
Kota Surabaya Turun ke Level 2

ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau pembangunan Rumah Sakit Lapangan Tembak di Kedung Cowek, Surabaya, Sabtu (10/7/2021)

 

KOTA Surabaya saat ini berada di Level 2, berdasarkan asesmen situasi Covid-19 yang dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes)
per 4 September lalu.
    
"Berkat gotong royong semuanya, kita lihat indikator-indikator pengendalian pandemi menunjukkan tren yang bagus. Mulai test, trace,
semuanya masif. Itu yang kemudian membuat kita bisa cepat memutus mata rantai penularan, dan otomatis mengurangi risiko keparahan pasien karena begitu positif langsung tertangani," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Senin (6/9).

Turunnya situasi Covid-19 dipengaruhi oleh beberapa hal. Salah satunya, positivity rate di Kota Surabaya saat ini berada pada angka 1,61 persen, jauh di bawah standar WHO yang sebesar 5 persen. Positivity rate adalah perbandingan jumlah kasus Covid-19 dengan jumlah tes. Semakin rendah angkanya semakin kecil tingkat penularan, yang menunjukkan keberhasilan pengendalian pandemi.

Sedangkan untuk rasio tracing kontak erat berada di angka 1:18,47 dan telah melampaui standar Kemenkes sebesar 1:15. Testing di Surabaya pun tergolong masif mencapai 58.000 dalam tujuh hari terakhir. Tingkat kesembuhan (case recovery rate) mencapai 95,55 persen, di atas rata-rata nasional, menunjukkan kapasitas respons sistem kesehatan yang bagus.

Adapun tingkat kematian (case fatality rate) Surabaya di angka 3,7 persen, juga salah satu yang terendah. Sedangkan tingkat keterisian
tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) per 4 September 2021 terus turun menjadi 16,54 persen. "Soal treatment ini kerja kolaboratif semuanya. Terima kasih tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan semuanya. Kami akan terus jaga kapasitas respons sistem kesehatan ini, sehingga Surabaya selalu siap melayani. Tapi tentu kita berharap semua warga sehat, gak onok maneh yang terpapar," ujarnya.

baca juga:

Eri Cahyadi menyampaikan, pengendalian pandemi ini menjadi pintu pembuka pemulihan ekonomi. "Insya Allah dengan turun situasi ke level 2, ekonomi bisa kembali bergerak, lapangan kerja terbuka, dan kita bisa bantu warga  untuk kembali menata kesejahteraannya," kata Eri.(N-1)

 

Baca Juga

MI/Solmi

Geo Fun Rafting 2021 Siap Digelar di Geopark Merangin

👤Solmi 🕔Senin 29 November 2021, 11:50 WIB
KAWASAN Geopark Merangin yang tengah dipersiapkan sebagai situs warisan dunia oleh Unesco (Unesco Global...
MI/Moat

Capaian Target PAD Dinkes Sikka Turun, Alasannya Pandemi

👤Gabriel Langga 🕔Senin 29 November 2021, 11:20 WIB
PENDAPATAN Asli Daerah (PAD) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur tahun 2021 mengalami...
MI/Akhmad Safuan

Sepekan Banjir di Pekalongan Bikin Ribuan Pembatik Menganggur

👤Akhmad Safuan 🕔Senin 29 November 2021, 09:55 WIB
BANJIR lebih dari sepekan merendam Kota Pekalongan, Jawa tengah, mengakibatkan ribuan perajin dan usaha batik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya