Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Pemuda Mandala Trikora (PMT) Provinsi Papua sekaligus Ketua Pemuda Adat Wilayah Saireri II Nabire, Ali Kabiay mengkritisi langkah politik yang dilakukan oleh penggiat HAM Papua Theo Hasagem bekerja sama dengan organisasi internasional maupun kedutaan untuk menyuarakan kepentingan asing dengan isu HAM.
Ali Kabiay dalam keterangan tertulis, Minggu (14/8) menjelaskan ada tiga masalah yang mengemuka di Papua. Mulai dari isu kekerasan yang belum selesai antara sipil dengan militer, kualitas dan layanan publik belum menjangkau semua daerah, dan ketiga pemerintah lebih mengutamakan pendekatan hak ekonomi dibandingkan hak sipil, politik, sosial dan budaya.
"Kita harus mengedepankan dialog damai sebagai strategi utama penyelesaian siklus kekerasan sekaligus pembuka jalan untuk isu-isu lain, seperti ketidakadilan, diskriminasi, hak ulayat dan sebagainya," ujar Ali Kabiay.
Usulan lainnya adalah memastikan proses penegakan hukum berjalan secara fair dan transparan kepada semua pihak yang diduga bersalah. Kemudian menjalankan mekanisme dalam Undang-Undang Otonomi Khusus untuk penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM di masa lalu.
"Terakhir, membangun kebijakan dan mekanisme pemulihan korban pelanggaran HAM maupun pelanggaran HAM yang berat," lanjutnya.
Ali mengatakan, bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan komitmen tinggi terhadap penghormatan hak asasi manusia (HAM). Siklus kekerasan di Papua tercatat tidak pernah berhenti, ditambah kondisi lain seperti diskriminasi dan stigmatisasi.
Ia berharap para tokoh adat, tokoh masyarakat dan penggiat HAM mengedepankan dialog damai sebagai strategi utama untuk penyelesaian kasus kekerasan, sekaligus pembuka jalan untuk isu-isu pelanggaran HAM.
Ali mengimbau semua tokoh masyarakat, baik tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang memecah belah kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Pemerintah Indonesia harus bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa terutama melalui sikap memaksa untuk mengikuti idiologi yang berbeda," tegasnya.
baca juga: Papua
Ali menjabarkan pula dalam kasus HAM yang selama ini terus dijadikan polemik di Papua, pada dasarnya rakyat Papua belum mengerti apa itu HAM.
"HAM harus dilihat dari segala aspek, jangan hanya dilihat dari satu sisi aja. Semisal orang Papua hanya melihat bahwa mereka menjadi korban akan pelanggaran HAM oleh aparat atau orang orang di Papua. Namun mereka tidak melihat aparat ataupun orang orang selain Papua yang menjadi korban akan gerakan separatis," tutup Ali. (N-1)
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Tujuh anggota timnas putri Iran memutuskan menetap di Australia karena alasan keamanan, sementara pemain lainnya pulang di bawah bayang-bayang ancaman.
Lima pemain sepak bola putri Iran dilaporkan bersembunyi di rumah aman di Australia. Mereka khawatir akan keselamatan jiwanya setelah aksi protes di Piala Asia.
WAKIL Menteri Hak Asasi Manusia Mugiyanto Sipin menegaskan penolakan terhadap hukuman mati dengan menempatkan isu tersebut dalam kerangka hak hidup.
Usman Hamid, menilai kasus kekerasan Brimob di Tual mencerminkan lemahnya akuntabilitas dan pengawasan di tubuh Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved