Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA daging hari pertama mameugang pada Minggu (18/7) di Aceh mencapai Rp180.000 per kg (kilogram). Harga daging (kerbau dan sapi) tersebut berbeda dari hari-hari biasanya yang hanya berkisar Rp140.000 hingga Rp150.000 per kg.
Pantauan Media Indonesia di kawasan Kabupaten Pidie, misalnya, harga daging kerbau tembus Rp180.000 per kg. Padahal di hari-hari sebelum meugang harganya yaitu Rp150.000 per kg.
Lalu harga daging sapi, dari biasanya Rp140.000 per kg, pada hari mameugang pertama H-2 Iduladha 1442 H, kali ini mencapai Rp170.000 per kg. Secara umum kenaikan pada dua jenis daging itu sebesar Rp30.000 untuk per kg.
"Harga kerbau bisa mencapai Rp32 juta per ekor dan sapi lokal yang ukurannya langsing juga mencapai Rp20 juta," tutur Abdullah, penjual daging di pasar Peukan Pidie, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Aceh.
Di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur harga daging sapi pada mameugang hari pertama juga mencapai Rp170.000 per kg. Alasan para penjaja daging maumegang harus menjual semahal itu karena modal mereka untuk membeli hewan ternak tersebut sangat mahal.
"Apalagi pada mameugang Idul Adha seperti ini, harga kerbau atau sapi cukup tinggi karena bersamaan waktu dengan kebutuhan hewan kurban," tutur Fadli, dokter hewan yang juga pengamat masalah pasar daging di Aceh.
Harga itu hampir sama juga di kawasan Kota Banda Aceh ibu kota Provinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Hanya, warga kota Banda Aceh dan Aceh Besar lebih suka mengkonsumsi daging sapi.
Berbeda dengan masyarakat Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Subulyssalam, dan Kabupaten Aceh Singkil lebih laris daging kerbau. "Aceh Bagian Timur, Utara, Banda Aceh, dan Aceh Besar lebih laris daging sapi. Kalau Pidie dan Aceh bagian barat lebih suka konsumsi daging kerbau," tutur Fadhli.
Tradisi konsumsi lauk daging dua hari sebelum Lebaran Idulfitri atau Iduladha dan menjelang Ramadan yang dikenal dengan hari mameugang seperti tidak pernah hilang di masyarakar Aceh. Budaya sejak masa kesultanan Aceh sekitar abad XV masehi itu sengat identik dengan Islam dan rasa sosial antarsesama warga di Serambi Mekkah.
Baca juga: USU Terima 2.889 Mahasiswa Baru dari Jalur SMM
Sang anak dan anggota keluarga yang memiliki kemudahan harta, pada hari baik tersebut tidak lupa menyumbangkan rezekinya kepada sanak saudara kurang mampu. Begitu juga si miskin, tetap saja ada yang memperhatikan mereka pada hari mameugang untuk memenuhi kebutuhan daging mameugang tersebut. (OL-14)
Dalam upaya memperkuat pasokan daging sapi bagi masyarakat Jakarta sepanjang tahun 2026, Perumda Dharma Jaya merencanakan impor 7.500 ekor sapi hidup dari Australia.
Perumda Dharma Jaya memastikan bahwa stok daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah aman.
BEEF saat ini bekerja sama dengan ID Food dalam memenuhi persediaan daging hingga akhir 2025.
Nah, berikut alasan daging babi lebih murah daripada daging sapi.
Harga daging sapi masih kisaran Rp115 ribu dan daging ayam yang bertahan pada harga Rp34 ribu per kg.
Sosialisasi agar warga berbelanja sesuai kebutuhan akan terus dilakukan, sehingga harga tidak melonjak.
Fokus pembersihan oleh aktivis 98 di Aceh Utara menyasar pada pekarangan Masjid Assa'adah, Meunasah (balai desa), serta akses lorong desa.
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved