Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 yang melanda Indonesia dalam satu tahun terakhir memang telah melumpuhkan berbagai sektor kehidupan. Tidak sedikit perusahaan atau pelaku usaha yang gulung tikar akibat wabah tersebut.
Tentu saja tidak semua perusahaan merugi di pada pandemi saat ini. Beberapa di antara mereka bahkan bisa meraup keuntungan. Seperti halnya PT Lima Dua Lima Tiga Tbk, pemilik & pengelola Lucy in The Sky. Mereka bahkan berencana melantai di bursa saham pada bulan ini dengan melalukan initial public offering (IPO) atau penawaran umum perdana dengan melepas 337,50 juta saham baru atau 32,61% kepemilikan setelah IPO. Adapun target dana yang ingin dicapai sebesar Rp40,50 miliar.
Baca juga: Summarecon Targetkan Rp1,5 Triliun dari Right Issues
“Sektor FnB merupakan salah satu industri yang sangat terdampak saat terjadinya pandemi. Namun, Lucy in The Sky mampu bertahan dan bahkan terus bertumbuh dikarenakan konsep outdoor restaurant yang kami miliki sejak 2011 mampu beradaptasi di kala pandemi covid-19. Saat ini protokol kesehatan yang utama salah satunya adalah menjaga jarak serta menghadirkan sirkulasi udara yang baik, sehingga meminimalisir terjadinya penyebaran virus corona," kata Felly Imransyah, Presiden Komisaris PT Lima Dua Lima Tiga Tbk.
Felly menambahkan, perusahaannya pasca IPO berencana melakukan ekspansi dengan membuka tujuh gerai baru dengan menawarkan konsep yang menarik. “Kami akan agresif untuk membuka tujuh gerai baru dengan konsep yang lebih segar yaitu, Lucy in The Sky – Rooftop Garden dan Lucy by The Beach dengan suasana Tropical Bohemian dengan tempat duduk outdoor dan semi outdoor. Lalu Park by Lucy in The Sky yang juga mengusung konsep outdoor dan semi outdoor yang dapat digunakan untuk berkumpulnya berbagai komunitas. Kami pastikan, konsep ini merupakan yang pertama di Indonesia yang menawarkan pengalaman menyenangkan dan menghibur bagi masyarakat.”
Presiden Direktur PT Lima Dua Lima Tiga Tbk. Andaru Tahir optimistis hasil dana dari IPO akan meningkatkan kinerja perusahaan, “Kami sangat yakin, rencana ekspansi bisnis dengan membuka tujuh gerai baru ini akan diterima dengan baik oleh masyarakat, karena ide serta konsep terbaik selalu kami hadirkan dan tentunya mampu menjawab berbagai tantangan salah satunya pandemi.”
Andaru menambahkan rencana ekspansi bisnis ini akan dilakukan dalam beberapa tahun ke depan, “Kami akan mulai melakukan renovasi pada Lucy in The Sky yang berlokasi di SCBD, lalu kami akan lanjutkan pembukaan gerai di berbagai kota lainnya salah satunya Bali.” (RO/A-1)
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan pimpinan dari 12 perusahaan investasi terbesar dunia dalam upaya memperkuat kemitraan strategis, dalam pertemuan yang berlangsung di Washington DC.
Presiden Prabowo mengajak General Electric meningkatkan investasi alat kesehatan di Indonesia. Langkah ini seiring pembangunan 10 universitas STEM
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif saat berbicara di hadapan para pelaku usaha Amerika Serikat.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah pemerintah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas.
GRUP Adani, perusahaan multinasional raksasa asal India, mengumumkan investasi sebesar US$100 miliar untuk mengembangkan pusat data AI skala yang didukung energi terbarukan pada 2035
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved