Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, membutuhkan anggaran Rp200 miliar untuk mengoptimalkan sumber mata air memenuhi kebutuhan seluruh rumah tangga di wilayah itu.
Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Gunung Kidul Toto Sugiharto di Gunung Kidul, Selasa (23/3), mengatakan layanan jaringan air yang diberikan belum bisa menjangkau seluruh masyarakat atau rumah tangga karena baru menyasar 50 persen rumah tangga.
"Rencananya pelayanan itu akan ditingkatkan menjadi 80 persen dengan optimalisasi sumber-sumber air yang ada. Kami sudah merencanakan dan membuat kajian tentang kebutuhan anggaran,” kata Totok.
Ia mengatakan berdasarkan kajian yang dilakukan untuk optimalisasi sumber membutuhkan biaya sekitar Rp200 miliar. Menurut dia, alokasi ini terhitung besar karena tidak mungkin dibiayai melalui APBD kabupaten sehingga membutuhkan bantuan dari Pemerintah DIY maupun pemerintah pusat.
“Untuk program sudah ada koordinasi dengan bupati. Mudah-mudahan dalam lima tahun program ini bisa terealisasi,” katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunung Kidul Eddy Praptono mengatakan program 100 persen masyarakat terlayani air bersih sudah digulirkan Pemerintah Pusat bersamaan dengan program nol persen permukiman kumuh dan 100 persen akses sanitasi untuk masyarakat. Meski demikian, ia mengakui, untuk masalah air belum menyasar ke seluruh masyarakat karena tingkat ketercapaian baru sekitar 75 persen.
“Memang belum semua masyarakat bisa terlayani air bersih dan ini jadi pekerjaan yang harus diselesaikan,” katanya.
Ia mengatakan berdasarkan data, capaian layanan air bersih untuk masyarakat mencapai 75 persen terdiri dari layanan dari PDAM Tirta Handayani sekitar 50 persen. Sedangkan sisanya sekitar 25 persen berasal dari layanan sistem penyediaan air minum dusun (Spamdus) atau sistem penyediaan air minum desa (Spamdes).
"Ada beberapa kendala yang mengakibatkan layanan air bersih belum bisa 100 persen. Salah satunya dikarenakan kondisi geografis yang berupa wilayah perbukitan sehingga akses belum bisa menjangkaunya," katanya.
Ia mengatakan sumber mata air tidak ada masalah karena Gunung Kidul banyak memiliki sungai-sungai bawah tanah. Meski demikian, lanjut dia, untuk optimalisasi layanan terkendala kemampuan anggaran pemkab yang sangat terbatas.
“Kami yakin bisa target 100 persen akses air bersih bisa diwujudkan di Gunung Kidul, asalkan adanya anggaran. Permasalahannya kemampuan keuangan daerah terbatas sehingga program harus dilakukan secara bertahap,” katanya. (Ant/OL-12)
Sejumlah astronom menemukan cadangan air terbesar yang pernah diketahui di alam semesta. Lautan ini ditemukan di sebuah quasar raksasa yang berjarak sekitar 12 miliar tahun cahaya dari Bumi.
Dalam uji cobanya, para peneliti menempatkan sampel material penyerap dalam ruangan dengan tingkat kelembapan yang berbeda-beda.
PERUSAHAAN air minum dalam kemasan (AMDK) mesti melakukan konservasi air melalui penanaman pohon, perawatan daerah aliran sungai (DAS), dan penguatan area resapan air.
KEBERHASILAN Depo Air Minum Biru didorong oleh tiga faktor utama. Apa saja itu?
Air mineral dalam kemasan Aqua berkomitmen dalam menjaga lingkungan dan menghadirkan dampak positif melalui pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
SEBELUM menentukan sumber air bakunya, perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) mengeluarkan biaya mahal. Kenapa?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved