Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Sikka Fransiskus Roberto Diogo sudah beberapa hari ini fokus melakukan kunjungan kerja ke sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Sikka yang terdampak bencana banjir bandang. Hal itu ia lakukan guna mengecek langsung keadaan fasilitas dan lahan pertanian yang rusak akibat banjir bandang yang melanda Kabupaten Sikka beberapa hari ini.
Seperti meninjau jembatan gantung di Kaliwajo yang menghubungkan warga Desa Khoro Bhera dan Desa Paga.
Baca juga: Listrik Kembali Nyala di Manado Setelah Empat Hari Padam
Selanjutnya, ia memberikan bantuan bagi warga Desa Masebewa yang meninggal akibat terseret banjir bandang. Kemudian, Bupati Sikka yang akrab disapa Robi Idong itu meneruskan perjalanan meninjau kondisi kerusakan Jembatan di Kampung Dage Waturue, Dusun Duli, Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda.
Usai dari situ, mantan Ketua KNPI Sikka ini melanjutkan perjalanan meninjau lagi kerusakan lahan sawah di kampung Ndete, Dusun Mageloo, Desa. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Sikka meminta Kadis Pertanian dan jajarannya untuk secepatnya melakukan pendataan terhadap lahan sawah yang rusak akibat diterjang banjir.
"Saya minta Dinas Pertanian untuk secepatnya mendata kerusakan sehingga bisa diambil langkah penanganan selanjutnya. Saya juga telah mengeluarkan surat Sikka darurat bencana," ungkap Bupati Sikka.
Selanjutnya, Rabu (20/1) orang nomor satu di Kabupaten Sikka ini kembali meninjau lokasi abrasi di Pantai Rogationist yang berada di Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat.
Usai meninjau lokasi abrasi, dirinya mengatakan, abrasi pantai hampir setiap tahun terjadi di Kabupaten Sikka. Maka kedepannya, pihaknya akan mendiskusikan bersama dengan dinas terkait agar kedepannya bisa diambil langkah pembangunan pemecah gelombang Break Wave Water seperti yang sudah dikerjakan di lokaria, Desa Habi, Kecamatan Kangae, sepanjang 1 km, 60 meter.
"Untuk saat ini yang bisa kita lakukan dengan penanaman bakau dan pemasangan batu untuk mengurangi abrasi. Kita akan bekerja bergotong-royong untuk tanam bakau dan pemasangan batu di beberapa titik untuk pengamanan biara dan rumah warga sekitarnya. Mudah-mudahan bisa mengurangi abrasi," tandasnya.
Diakhir kunjungan itu, Bupati Sikka meminta masyarakat Kabupaten Sikka agar terus waspada dengan bencana ini. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved