Selasa 24 November 2020, 16:20 WIB

Penolakan Terhadap Rizieq Shihab di Jabar Berlanjut

Bayu Anggoro | Nusantara
Penolakan Terhadap Rizieq Shihab di Jabar Berlanjut

ANTARA/Umarul Faruq
Pengujuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Massa Sidoarjo berunjuk rasa menolak kedatangan Habib Rizieq Shihab di depan Alun-alun Sidoarjo.

 

AKSI penolakan kedatangan pimpinan FPI, Rizieq Shihab, di Jawa Barat terus berlanjut. Kali ini sekelompok warga Indramayu yang tergabung dalam Front Pembela Masyarakat Indramayu Bersatu dan Relawan Indramayu Peduli Covid-19 yang menyatakan penolakan saat berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Indramayu, Selasa (24/11).

Sambil berorasi, para pengunjuk rasa membawa baliho dan poster yang mengungkapkan penolakan kedatangan Rizieq Shihab ke Kabupaten Indramayu. "Kami menolak kedatangan Rizieq Shihab beserta pendukungnya di Kabupaten Indramayu khususnya dan umumnya di seluruh wilayah Jawa Barat," kata Imran Rasadi seperti dalam siaran persnya.

Baca juga: 45 Ormas di Riau Deklarasi Tolak Rizieq Shihab

Dia menjelaskan, penolakannya berawal dari sikap Rizieq yang menurutnya tidak mencerminkan ulama. "Ceramahnya selalu menimbulkan permusuhan, kebencian, memecah belah antar umat," tegasnya.

Dia memastikan, masyarakat Kabupaten Indramayu khususnya dan warga Jawa Barat sudah jenuh dengan berbagai ujaran kebencian dan cacian yang dilontarkan Rizieq Shihab dalam setiap ceramahnya. "Kami ingin tenteram, damai. Kami sudah muak dengan segala cacian kebencian. Kami ingin hidup tenang," ujarnya.

Para pengunjuk rasa juga meminta kepada Polda Jawa Barat maupun Polres Indramayu untuk tidak memberikan izin bagi panitia kedatangan Rizieq Shihab. Selain itu juga, mendukung Polda Jawa Barat dan Kodam III/Siliwangi serta Satgas Penanganan Covid-19 untuk menegakkan dan memberi sanksi protokol kesehatan bagi siapapun yang melanggar.

"Sudah diprediksikan sebelumnya bahwa kerumunan yang terjadi akibat kedatangan Rizieq Shihab ke Indonesia, di Bandara Soekarno Hatta, Petamburan, telah membuat klaster baru covid-19," ucapnya.

Selain melakukan orasi dan mengajak semua pihak diantaranya ormas Islam agar menjaga protokol kesehatan guna memutuskan rantai penyebaran covid-19. Seusai
menyampaikan orasi, para pendemo pun membubarkan diri dengan tertib. (BY/A-1)

 

Baca Juga

DOK MI

Kasus Covid-19 di Sumsel Terus Bertambah

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 20 Januari 2021, 17:27 WIB
Kasus positif covid-19 di Sumsel...
DOK MI

Bioskop di Tegal Dibuka Kembali Pada Februari

👤Supardji Rasban 🕔Rabu 20 Januari 2021, 17:12 WIB
Masing-masing bioskop harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Daya tampung penonton maksimal diisi 50...
ANTARA/Hendra Nurdiansyah

Selama PPKM, Kasus Covid-19 di DIY Turun 5 Persen

👤Ardi Teristi 🕔Rabu 20 Januari 2021, 17:02 WIB
Jika diperpanjang, PPKM perlu dimodifikasi untuk menghindari kerumunan dan lebih meningkatkan disiplin dalam menerapkan protokol...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya