Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYULUH pertanian di seluruh Indonesia dituntut menyampaikan Laporan Program Utama Kementerian Pertanian RI (Kementan) secara akurat, lengkap dan simpel karena dinamika di lapangan harus menyesuaikan dengan potensi pertanian di seluruh pelosok Indonesia.
Upaya Kementan dikemukakan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi dan Kepala Pusluhtan BPPSDMP Leli Nuryati di Lombok Tengah, NTB dengan Kepala Pusdatin, Akhmad Musyafak di Jakarta, kemarin, secara virtual pada kegiatan Ngobrol Asyik Penyuluhan (Ngobras) Vol. 9.
"Kementan berupaya membangun mekanisme pelaporan program utama. Kita pakai internet untuk mendobrak birokrasi dalam hal pelaporan ini. Sekarang pelaporan bisa dilaporkan BPP KostraTani secara langsung," kata Dedi Nursyamsi melalui zoom meeting dari Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menurutnya, pelaporan dari Balai Penyuluhan Pertanian pelaksana Komando Strategis Pembangunan Pertanian (BPP KostraTani) perlu dipersingkat tanpa abaikan kelengkapan, faktual dan lugas.
"Pelaporan BPP perlu dipersingkat. Dinamika lapangan harus sesuai potensi daerah. Ada yang cocok tanaman pangan. Ada hortikultura. Lainnya lebih pas perkebunan atau peternakan," kata Dedi Nursyamsi di NTB pada peluncuran Model BPP KostraTani di Lombok Tengah.
Dia menambahkan akurasi pelaporan sangat vital, erat kaitannya dengan program dan kebijakan yang akan diambil pemerintah pusat bagi kepentingan daerah.
"Laporan program menjadi dasar alokasi pupuk, benih, obat-obatan. Misal jadwal distribusi. Akurasi sangat vital. Dampaknya buruk, kalau salah. Pembangunan pertanian akan lebih baik, kalau laporan benar dan tepat," kata Dedi di NTB didampingi Kapusluh Leli Nuryati dan Kabid Penyelenggaraan Penyuluhan - Pusluhtan, Joko Samiyono.
Hal itu, katanya, sejalan instruksi dan arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, penyuluh adalah garda terdepan mengawal program utama dan mendampingi petani mencapai target produksi pertanian nasional.
"Penyuluh BPP Kostratani yang terdepan mengawal program-progam utama Kementan, karena itulah BPP diperkuat agar tugas, fungsi dan peran Kostratani berjalan maksimal," kata Mentan Syahrul dikutip Dedi.
Sekitar 300 partisipan video conference (Vcon) dan lebih 5.000 pemirsa live streaming memadati jagat virtual Ngobras, dipancarluaskan dari Agriculture Operation Room (AOR) di Kementan ke kantor Balai Penyuluhan Pertanian selaku Komando Strategis Pembangunan Pertanian [BPP KostraTani] maupun Kostrada/Kostrawil di kantor dinas pertanian kabupaten/kota dan provinsi.
Kepala Pusdatin Akhmad Musyafak mengingatkan sub menu input data komoditas strategis ada 20 item. Input data luas tanam dan luas panen kakao belum berubah. "Memang belum semua, karena baru sosialisasi."
Pelaporan utama Kementan melalui beberapa cara: WAG untuk kontrol monitoring agar lebih cepat dan mudah untuk reminder. Sementara input laporan satu kali tiap dua pekan, sebagai acuan pelaporan yang dilaporkan oleh Admin. Penguatan Data Pangan Strategis (PDPS) bagi acuan dan pengecekan data oleh petugas PDPS menjadi pegangan utama data final.
Menurut Akhmad Musyafak data pertanian khususnya Sistem Informasi Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) akan menjadi basis data, maka kualitas data harus dijaga tetap akurat dan lengkap. "Apabila tidak ada yang dilaporkan, tulis nol saja. Data Simluhtan diintegrasikan e-RDKK."
Kapusluh Leli Nuryati mengingatkan para penyuluh, data petani harus berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil - Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri).
"Ke depan, akan dibuat sistem Android apabila sudah satu data. Sistem Android dibuat khusus untuk petani hasil kerjasama dengan Dukcapil," kata Leli Nuryati.
Kegiatan Ngobras berlangsung dinamis setelah Kasubbid IM Pusluhtan, Septalina Pradini selaku Anchor Ngobras memberi kesempatan sejumlah penyuluh untuk bertanya. Mereka antara lain Koordinator BPP KostraTani Tujuh Belas di Kabupaten Bengkayang (Kalbar), BPP Panurangan di Cirebon (Jabar), BPP Ungaran Timur (Jateng) dan Kabupaten Bogor. (OL-13)
Baca Juga: Warga Mondoretno Lakukan Budidaya Sayuran Organik di Pekarangan
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Mentan mengatakan kepada seluruh jajarannya, harus berpartisipasi aktif menyukseskan program utama dan strategis Kementan di antaranya Program SIMURP.
PERAN Komando Strategi Pembangunan Pertanian (KostraTani) untuk pertanian sangat penting, karena itu Kementerian Pertanian melalui BPPSDMP) memperkuat peran Kostratani.
KOMANDO Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani) menjadi gerakan pembaharuan pembangunan pertanian yang terus didengungkan Kementerian Pertanian RI.
Kementan memaksimalkan peran Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang ada di level kecamatan.
Dukungan disampaikan Bupati Kulon Progo, Sutedjo, terhadap Kostratani saat bertemu Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi.
BPP Kostratani yang sudah dibangun AOR dan terhubung dengan AWR di Kementan, bisa meningkatkan kemampuan dan kapasitas penyuluh dan petani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved