Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Artefak dari Belanda 80% Rongsokan

TS/AU
07/3/2016 01:50
Artefak dari Belanda 80% Rongsokan
(Ilustrasi--ANTARA/Rudi Mulya)

SEKITAR 10 ribu artefak yang berada di Belanda akan dikembalikan ke Indonesia.

Namun, Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid, memastikan 80% dari total artefak asal Tanah Air itu merupakan barang rongsokan.

"Karena itu, pemerintah akan mengirimkan tim ke Belanda untuk menyeleksi artefak yang tergolong penting dan berharga yang akan dipulangkan ke Indonesia. Sejumlah koleksi juga termasuk benda yang tidak terlalu menarik, seperti wayang golek, yang di Indonesia banyak yang justru berusia lebih tua," papar Hilmar saat mengunjungi Situs Liyangan di Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (5/3).

Dia mengungkapkan ribuan artefak asli Indonesia yang ada di Belanda itu di masa lalu dibawa pegawai kolonial seusai bertugas di Indonesia.

Jenisnya beragam, mulai patung hingga kain.

Sebagian besar barang dipamerkan di Museum Nusantara di Belanda.

Saat ini museum yang ada di Belanda itu tutup sehingga mereka akan mengembalikan semua barang itu ke Indonesia secara gelondongan.

Namun, pemerintah lebih melihat kepentingan nasional.

Karena tidak semua penting dan berharga, tidak semua artefak akan dipulangkan.

"Kami tidak mau membawa pulang rongsokan. Kami mau barang yang mempunyai makna disini. Jumlahnya berapa belum bisa disampaikan sekarang," lanjutnya.

Hilmar memastikan akan membawa pulang barang-barang yang penting saja dan ada manfaatnya bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan.

"Tidak semua barang rongsokan itu jelek, tetapi kami menghindari duplikasi."

Di Sleman, Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta tengah meneliti delapan peripih yang ditemukan di kompleks Candi Prambanan.

Peripih berisi lempengan emas, perak, serta biji-bijian berwarna hijau.

Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB Yogyakarta,

Wahyu Astuti, menjelaskan delapan peripih itu terbuat dari batu putih dan posisinya berada di delapan mata angin. (TS/AU/N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya