Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
BANTUAN terhadap warga kurang mampu atau yang kehilangan pekerjaan di tengah wabah virus korona atau covid-19 terus dilakukan berbagai pihak di daerah.
Anggota DPR Paramitha Widya Kusuma, misalnya, membagikan total 50 ton beras yang terbagi dalam ribuan paket sembako kepada warga yang kurang beruntung di daerah pemilihan (dapil) saat Pemilu 2019.
Paket sembako berupa 2 Kg beras dan 3 bungkus mi instan itu dibagikan kepada sedikitnya 5.000 kepala keluarga (KK) di 17 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Brebes.
"Pemberian bantuan ini dilakukan serentak kepada warga yang sedang kesulitan ekonomi karena dampak wabah virus korona. Insyaallah bantuan sembako ini akan kami bagikan lagi nanti menjelang Hari Raya Idul Fitri," ujar Paramitha di Brebes, Selasa (14/4).
Baca juga: Jubir Pastikan Bupati Karawang Sembuh dari Virus Korona
Paramitha menyebut saat ini banyak warga terutama para buruh atau pekerja lepas harian harus kehilangan mata pencaharian karena mereka harus berdiam diri di rumah di tengah pandemi virus korona. "Kami mengajak semua pihak yang mampu turun bergerak bersama membantu masyarakat yang membutuhkan," ucap Paramitha.
Mitha, sapaan Paramitha Widya Kusuma, mengingatkan siapa saja untuk tidak takut disebut pencitraan dalam membantu warga kurang mampu. "Jadi jangan diam apalagi takut dikatakan pencitraan. Biarkan saja masyarakat yang menilai niat baik membantu mereka, turur Mitha.
Baca juga: Gubernur Papua Carter Pesawat buat Check Up di RSPAD
Seorang warga Desa Larangan, Gatan Sujiwo yang menerima bantuan, mengaku senang dan bersyukur atas pembagian sembako tersebut. Pasalnya saat ini yang dibutuhkan warga bantuan berupa bahan makanan pokok untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.
"Wabah virus korona ini menjadi semua serbasulit. Apalagi semenjak pemerintah menginstruksikan harus berdiam diri di rumah, cari pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari jadi susah," ujar Gatan.
Gatan berharap, selama musim pagebluk ini nantinya juga akan ada perhatian dari pemerintah untuk membantu warga. Karena menurutnya saat ini kondisinya memang benar-benar serbasulit. (X-15)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved