Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Kerja Keras, Dana dan Tenaga untuk Covid-19

(DY/ RK/DW/SL/AS/BB/JH/PT/AT/JL/YH/MS/N-2)
03/4/2020 07:00
Kerja Keras, Dana dan Tenaga untuk Covid-19
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat rakor penanganan virus korona dengan bupati/Walikota se Kalsel.((DY))

Kerja Keras, Dana dan Tenaga untuk Covid-19

SUDAH sepekan terakhir, mobilitas Sahbirin Noor sangat tinggi. Gubernur Kalimantan Selatan itu beberapa kali harus turun ke lapangan sendiri demi memastikan kerja penanganan covid-19 berjalan baik.

Dia sudah menetapkan perpanjangan status tanggap darurat berlaku hingga 16 April. Kebijakan itu juga diikuti pembatasan arus masuk orang ke provinsi ini. "Kebijakan ini bertujuan memberi perlindungan kepada masyarakat Kalsel dan memutus rantai penyebaran virus korona," ungkapnya saat melihat kerja posko pemeriksaan di perbatasan Kalsel dan Kalimantan Timur, kemarin. Untuk penanganan tanggap darurat, Pemprov Kalsel sudah menggulirkan dana Rp56 miliar.

Adapun program pembatasan dilakukan dengan pengurangan penerbangan menjadi hanya satu kali untuk satu maskapai.

Di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, angkutan penumpang ditutup. Pelabuhan hanya melayani angkutan barang dan kebutuhan pokok. Gubernur Riau Syamsuar juga bertindak sigap dengan menaikkan status wilayahnya dari siaga menjadi tanggap darurat covid-19 yang berlaku mulai hari ini (Jumat, 3/4) hingga 21 Mei. Status itu ditetapkan setelah jumlah pasien positif meningkat dari 4 menjadi 7 orang. "Dengan peningkatan status ini, proses penanganan covid-19 akan lebih gencar lagi. Ini juga sejalan dengan kepastian datangnya kelengkapan peralatan laboratorium sesuai standar WHO di RSUD Arifi n Achmad, Pekanbaru," jelasnya.

Kejutan juga datang dari Musi Banyuasin, Sumatra Selatan. Setelah melakukan penyisiran anggaran, pemkab berhasil menghimpun dana hingga Rp500 miliar yang bisa digunakan untuk penanganan korona. "Kami sudah siapkan dana Rp500 miliar untuk penanganan covid-19. Semua ini kami siapkan untuk seluruh masyarakat Musi Banyuasin," kata Sekda Musi Banyuasin, Apriyadi. Sementara itu, Bupati Bungo, Jambi, Mashuri memilih mengalihkan dana CSR dari sejumlah perusahaan untuk mendukung penanggulangan wabah korona. (DY/ RK/DW/SL/AS/BB/JH/PT/AT/JL/YH/MS/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya