Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TERBATASNYA sumber daya manusia (SDM) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), mendorong institusi setempat menguatkan peran keluarga dalam mitigasi bencana. Nantinya nantinya keluarga akan lebih mampu tanggap dan siap menanggulangi bencana, melalui program Keluarga Tangguh Bencana (Katana).
Kepala Seksi Pencegahan BPBD Banyumas Catur Hari Susilo mengatakan karena terbatasnya personel, maka BPBD Banyumas mendorong program Katana.
"Dalam program ini, keluarga menjadi basis dalam rangka mitigasi bencana maupun pada saat penanganan bencana. Peran keluarga ditingkatkan kemampuannya, sehingga mereka dapat menjadi keluarga yang tangguh," ujarnya pada Minggu (19/1).
Dijelaskan oleh Catur, pembentukan Katana tersebut berbarengan dengan dibentuknya desa tanggung bencana (Destana).
"Dalam beberapa tahun terakhir, BPBD Banyumas telah membentuk sebanyak 25 Destana. Untuk jumlah keluarganya, telah mencapai sebanyak 2.400 Katana. Ribuan keluarga itu telah memahami upaya mitigasi dan penanganan bencana," kata dia.
Pada tahun 2020, BPBD Banyumas berencana membuat dua Destana. Dari sinilah, nantinya terbentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).
baca juga: Tidak Ada Pengusiran, Warga Disabilitas Kembali ke Wyata Guna
"Kami juga berharap, pemerintah desa (Pemdes) dapat memanfaatkan dana desa untuk pembentukan Destana. Termasuk di dalamnya adalah pembelian peralatan penanganan bencana maupun peningkatkan keterampilan dalam mitigasi bencana," jelasnya. (OL-3)
Status tersebut menjadi langkah krusial guna menekan risiko banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah yang bisa saja terjadi saat intensitas hujan meningkat seperti saat ini.
Pemkot Pekanbaru resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi tahun 2025, terhitung mulai 3 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026.
Operasi dilakukan untuk menurunkan hujan di wilayah tidak terdampak, atau mencegah hujan di zona rawan bencana, menggunakan penyemaian NACL atau Calcium Oxide.
SETIDAKNYA 31 ribu personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Riau.
Kecamatan Ile Ape merupakan salah satu kawasan ring satu atau kawasan terdekat dari Gunung Api Ile Ape (Lewotolok).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) segera menetapkan status siaga bencana setelah Kabupaten Kolaka Timur dan Kota Kendari lebih dulu mengumumkan status siaga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved