Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ALOKASI bantuan air bersih untuk daerah terdampak kemarau yang dikelola Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menipis atau tinggal tersisa 56 tangki saat ini. Sementara, dampak kemarau membuat 39 desa kekeringan. BPBD Klaten pada 2019 mengalokasikan anggaran Rp200 juta untuk kegiatan pengedropan air
sebanyak 800 tangki, dan hingga pekan ini sudah tersalur 744 tangki.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianto, kepada wartawan di kantornya, Sabtu (9/11/2019) mengatakan alokasi anggaran kegiatan pengedropan air tinggal sebanyak 56 tangki saat ini.
"BPBD Klaten 2019 menyiapkan dana kegiatan pengedropan air Rp200 juta untuk 800 tangki. Apabila anggaran itu tidak cukup, kami bisa memanfaatkan dana siap pakai (DSP) Rp500 juta," jelasnya.
baca juga: Akhirnya Pemkab Simalungun, KPU dan Bawaslu Tandatangani NPHD
Kekeringan akibat kemarau tahun ini meluas hingga di sembilan kecamatan, yaitu Kemalang meliputi 6 desa, Jatinom 4 desa, Karangnongko 1 desa, Bayat 11 desa, Karangdowo 5 desa, Pedan 2 desa, Trucuk 2 Desa, Cawas 7 desa, dan Gantiwarno 1 desa. (OL-3)
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved