Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor meminta pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah tersebut segera membuat peta potensi kerawanan bencana. Baik saat kemarau maupun bencana musim penghujan.
"Kita bersyukur bencana karhutla sudah jauh berkurang, tetapi kita harus mewaspadai datangnya ancaman bencana musim penghujan," tegas Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, Jumat (11/10).
Terkait hal ini menurut Sahbirin penting bagi kabupaten/kota di Kalsel memiliki peta rawan bencana agar bencana dapat ditangani secara benar dan sedini mungkin.
"Bencana di Indonesia ini siklusnya berulang yaitu kebakaran dan kekeringan saat kemarau dan banjir saat musim penghujan. Seharusnya kita sudah punya peta kerawanan bencana dan bagaimana penanganannya," ungkapnya.
Kalsel saat ini dalam status darurat siaga bencana kebakaran hutan dan lahan yang ditetapkan hingga akhir Oktober mendatang. Status ini sudah diturunkan dari sebelumnya tanggap darurat bencana karhutla. Menurut data Pusat Pengendalian dan Operasional BPBD Kalsel hingga kini titik api masih muncul di sejumlah wilayah. Terutama areal pertanian akibat masih adanya kegiatan pembersihan lahan oleh para petani.
Hingga pekan ke dua Oktober luas karhutla di Kalsel mencapai luas 5.700 hektar dengan jumlah titik api sebanyak 945 titik api. Karhutla tahun ini lebih parah dibanding tahun sebelumnya yaitu seluas 4.200 hektar dengan jumlah titik api 480 titik api.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel, Wahyudin Ujud mengatakan untuk tingkat provinsi pihaknya sudah memiliki peta potensi bencana baik bencana saat kemarau maupun saat musim penghujan. Selain bencana karhutla Kalsel juga rawan bencana kekeringan dan kebakaran permukiman saat kemarau.
"Kerugian akibat bencana kebakaran pemukiman dan banjir di Kalsel ini cukup besar setiap tahunnya," ujarnya.
baca juga: 40% Bantuan untuk Warga Miskin di Jateng Salah Sasaran
Termasuk kerugian berupa rusaknya areal pertanian dan infrastruktur akibat bencana. Kerugian akibat bencana kebakaran pemukiman penduduk di Kalsel sepanjang 2019 periode Januari- September mencapai Rp70,321 miliar. Sementara jumlah bencana kebakaran permukiman ini sebanyak 221 kali dengan jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran lima orang. (OL-3)
Keunggulan dari penggunaan sensor VIIRS dan MODIS adalah kemampuannya dalam memantau wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved